Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026

Sejarah dan Makna Hari Waisak dalam Tradisi Buddhis

Desi Rossilawati
Minggu, 11 Mei 2025 | 08:30 WIB
Bagikan
Sejarah dan Makna Hari Waisak dalam Tradisi Buddhis

Di Indonesia, Candi Borobudur menjadi pusat perayaan Waisak nasional. Rangkaian acara biasanya sudah berlangsung beberapa hari sebelum puncak perayaan. Prosesi Waisak dimulai dari Candi Mendut, melewati Candi Pawon, lalu menuju Candi Borobudur. Ribuan umat Buddha dari berbagai daerah bahkan negara lain datang mengikuti kirab suci ini. Dilansir dari laman web Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI), salah satu ritual penting dalam rangkaian Waisak adalah pengambilan air suci dari Umbul Jumprit di Kabupaten Temanggung serta penyalaan obor Waisak dari api abadi Mrapen di Grobogan. Dua unsur ini disatukan dan dibawa dalam kirab sebagai simbol pemurnian batin. Ada pula praktik pindapata, yaitu pemberian dana makanan atau kebutuhan pokok oleh umat kepada para bhikkhu. Bagi umat Buddha, ini adalah kesempatan berbuat kebajikan yang besar. Puncak Waisak ditandai dengan meditasi bersama saat detik-detik bulan purnama, yang pada tahun ini jatuh pada pukul 23.55 WIB. Setelah itu, langit malam di atas Borobudur diterangi ribuan lampion yang dilepaskan sebagai simbol pelepasan harapan dan doa. Perayaan Waisak tak lepas dari semangat perjuangan Siddharta Gautama dalam mencapai pencerahan. Menurut cerita yang diajarkan dalam teks Buddhis, tekad menjadi Buddha sudah muncul sejak kehidupan beliau sebagai Petapa Sumedha pada masa Buddha Dipankara. Ketekunan dan semangat pantang menyerah ini menjadi cermin bagi umatnya. Tahun ini, peringatan Waisak 2569 BE di Indonesia jatuh pada 12 Mei 2025. Adapun tema nasional yang diangkat tahun ini adalah 'Tingkatkan Pengendalian Diri dan Kebijaksanaan Mewujudkan Perdamaian Dunia.'

Tak Hanya Waisak

Meski Waisak adalah hari raya terpenting dalam agama Buddha, umat Buddha juga merayakan hari-hari suci lainnya. Di antaranya adalah Ashada yang dirayakan tiap bulan Juli untuk memperingati Khotbah Pertama Buddha, Kathina yang berlangsung pada akhir masa vassa (retret hujan), dan Magha Puja yang memperingati berkumpulnya 1.250 Arahat yang ditasbihkan langsung oleh Sang Buddha.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.