Seberapa Serius Bupati Bandung Cegah Korupsi? Ini Hasil Penilaian KPK
- "KPK ini orang-orangnya independen. Sampai waktu saya mau jemput deputy untuk kegiatan KPK di Kabupaten Bandung beberapa hari lalu, dia menjawab, 'Jangan, Pak Yudhi saya mah Jelangkung. Datang tak diundang, pulang pun sendiri'. Jadi, penilaian yang dilakukannya benar-benar obyektif, " ujar Yudhi.
VISI.NEWS | SOREANG - Inspektur pada Inspektorat Kabupaten Bandung H. Yudhi Haryanto mengatakan bahwa Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna sangat serius dalam mendorong pemerintah yang good governance dan clean government. Hal ini terlihat dari hasil penilaian kinerja Pemkab Bandung dimata Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
"Salah satu indikatornya, berdasarkan penilaian tim koordinasi supervisi dan pencegahan (Korsupgah) KPK RI, Monitoring Center For Prevention atau MCP yang merupakan hak prerogratif KPK. Capaian prestasi Pemerintah Kabupaten Bandung dari tahun 2021 sampai dengan tahun 2022, meningkat pesat. Dari 'zona' merah, masuk ke urutan pertama di Jawa Barat dan masuk 10 besar nasional," ungkapnya kepada VISI.NEWS, di ruang kerjanya, Selasa (1/8/2023) petang. Saat memberikan keterangan Yudhi didampingi Sekretaris Inspektorat Karyadi dan Tati yang menjabat Inspektur Pembantu Khusus.
MCP, kata Yudhi lebih lanjut, merupakan sistem yang memberikan informasi capaian kinerja program koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi yang dilaksanakan oleh seluruh pemerintahan daerah di Indonesia meliputi area intervensi. Ada 8 area intervensi kegiatan Korsupgah. Ke 8 area itu meliputi, Perencanaan dan Penganggaran APBD, Pengadaan Barang dan Jasa, Perizinan (Pelayanan Terpadu Satu Pintu), Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), Manajemen ASN, Optimalisasi Pajak Daerah, Manajemen Aset Daerah dan Tata Kelola Dana Desa.
"KPK ini orang-orangnya independen. Sampai waktu saya mau jemput deputy untuk kegiatan KPK di Kabupaten Bandung beberapa hari lalu, dia menjawab, 'Jangan, Pak Yudhi, saya mah Jelangkung. Datang tak diundang, pulang pun sendiri'. Jadi, penilaian yang dilakukannya itu benar-benar obyektif, " ujar Yudhi.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!