Seberapa Serius Bupati Bandung Cegah Korupsi? Ini Hasil Penilaian KPK
Dari "Zona" Merah
Yudhi mengatakan, tugas yang diberikan bupati kepadanya tidaklah mudah, karena disamping terbatasnya jumlah SDM di Inspektorat juga anggaran yang tidak memadai.
"Awal saya menjabat di sini, sempat bingung juga. Pak bupati diwarisi MCP yang berada di zona merah, nilainya 50-an dan peringkatnya secara nasional di angka 270, di bawah sekali. Saya lihat, inspektur kita cuma 36 orang sedangkan idealnya untuk luas wilayah kerja Kabupaten Bandung ini hampir 100 orang, begitu juga anggaran kita yang sangat minim, " ungkap Yudhi.
Ketika hal ini disampaikan, kata Yudhi, bupati langsung merespon dengan cepat dengan menambah jumlah Inspektur yang dibutuhkan. Rencananya di tahun 2023 ini jumlah Inspektur kita akan finish di angka 85 orang, sudah mendekati angka ideal. "Begitu juga anggaran, pak bupati mensuport juga dari dari sisi anggaran, sehingga kita bisa bekerja lebih cepat dalam mendorong pengguna anggaran pemerintah untuk lebih tertib," ungkapnya seraya menyebutkan indeks anggarannya sudah mendekati yang disarankan KPK 0,5. "Kita masih 0,4, tapi sudah mendekati," imbuhnya.
Masuk 10 Besar Nasional
Hasil kerja keras itu, kata Yudhi, MCP Pemkab Bandung sekarang dari 270 masuk ke 10 besar nasional. Pada tahun 2021, MCP Kabupaten Bandung naik jadi 76,98% atau peringkat ke-14 di Jawa Barat dan tahun 2022 kembali naik menjadi 94,79%, atau peringkat ke-2 di Jawa Barat dan masuk 10 besar nasional. Angka ini bagi KPK menunjukkan keseriusan Pemkab Bandung dalam meminimalisir terjadinya tindak pidana korupsi.
Kelemahan di Sertifikasi Aset
Berkaitan dengan penilaian MCP atas 8 area intervensi, kata Yudhi, Pemkab Bandung dalam dua tahun kepemimpinan Bupati H.M. Dadang Supriatna ini, bagus semua, melonjak semua. "Kelemahan kita hanya masalah sertifikasi aset. Di sini kita sebetulnya mengajukan banyak, namun di BPN sendiri jumlah tenaganya sangat terbatas. Jadi tidak bisa memenuhi target yang kita ajukan," jelasnya. Meski demikian, katanya, pihaknya tetap berusaha di tahun 2023 ini MCP Kabupaten Bandung bisa di urutan pertama di Jawa Barat.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!