SCG Siap Sulap Karangpara Jadi Desa Wisata Mandiri
Desa Wisata Karangpara yang digelar di kawasan Wisata Karangpara, Desa Kebonmanggu, Kabupaten Sukabumi. /yt/tangkapan layar
Fasilitas tersebut diharapkan menjadi ruang publik yang tidak hanya menarik bagi wisatawan, tetapi juga memiliki fungsi edukatif dan budaya.
Pengembangan Taman Bunisora dirancang selaras dengan filosofi kehidupan masyarakat Sunda yang menekankan keharmonisan dengan alam, semangat gotong royong, serta pelestarian nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.
Selain fokus pada sektor wisata, SCG juga memanfaatkan momentum peluncuran Desa Wisata Karangpara untuk memperkenalkan sejumlah UMKM binaan Program SCG GESARI yang mengusung konsep ekonomi sirkular dan keberlanjutan.
Salah satu UMKM yang tampil adalah Naya Furniture yang mengolah material bekas menjadi produk furnitur bernilai ekonomi tinggi. Produk yang dihasilkan tidak hanya memiliki fungsi praktis, tetapi juga nilai estetika yang menarik.
SCG juga menghadirkan Mandiri Konveksi, pelaku usaha yang memanfaatkan bahan daur ulang, termasuk kemasan semen bekas dan berbagai material sisa lainnya, menjadi produk tas kreatif dan ramah lingkungan.
Inovasi tersebut menjadi contoh penerapan konsep upcycling yang mampu mengubah limbah menjadi produk bernilai jual.
UMKM lainnya yang turut berpartisipasi adalah E-Mission, produsen lilin aromaterapi yang memanfaatkan limbah minyak jelantah sebagai bahan baku utama. Produk tersebut menunjukkan bagaimana limbah rumah tangga dapat diolah menjadi produk yang aman digunakan sekaligus memiliki nilai ekonomi.
Kehadiran berbagai UMKM tersebut menjadi bagian dari upaya SCG untuk mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan limbah, ekonomi sirkular, dan penerapan gaya hidup berkelanjutan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!