AI Ubah Cara Cari Produk, Rekomendasi Manusia Tetap Dorong Pembelian 27 Jul 2026 Pemprov Jatim Perkuat Langkah JFC Menuju Panggung Pariwisata Dunia 27 Jul 2026 Kemenpar Tegaskan JFC Jadi Etalase Pariwisata Indonesia di Mata Dunia 27 Jul 2026 VISI | Sibuk 27 Jul 2026 Dari YouTube ke Timnas Malaysia, Mimpi Wan Kuzain Akhirnya Jadi Nyata 27 Jul 2026 Indonesia Bidik Awal Sempurna, Hadapi Kamboja di Laga Perdana ASEAN Hyundai Cup 2026 27 Jul 2026 Trailer Tabrak Dua Truk dan Motor di Pasuruan, Empat Tewas 27 Jul 2026 Fauzi Amro: DPR Siap Jalankan Fit and Proper Test Calon Gubernur BI 27 Jul 2026 Sistem Eror BPN Bandung Dikeluhkan Warga, Dinilai Buka Celah Praktik Pungli 27 Jul 2026 200 Personel Gabungan Siaga Pascabentrokan Maut di Menteng 27 Jul 2026 AI Ubah Cara Cari Produk, Rekomendasi Manusia Tetap Dorong Pembelian 27 Jul 2026 Pemprov Jatim Perkuat Langkah JFC Menuju Panggung Pariwisata Dunia 27 Jul 2026 Kemenpar Tegaskan JFC Jadi Etalase Pariwisata Indonesia di Mata Dunia 27 Jul 2026 VISI | Sibuk 27 Jul 2026 Dari YouTube ke Timnas Malaysia, Mimpi Wan Kuzain Akhirnya Jadi Nyata 27 Jul 2026 Indonesia Bidik Awal Sempurna, Hadapi Kamboja di Laga Perdana ASEAN Hyundai Cup 2026 27 Jul 2026 Trailer Tabrak Dua Truk dan Motor di Pasuruan, Empat Tewas 27 Jul 2026 Fauzi Amro: DPR Siap Jalankan Fit and Proper Test Calon Gubernur BI 27 Jul 2026 Sistem Eror BPN Bandung Dikeluhkan Warga, Dinilai Buka Celah Praktik Pungli 27 Jul 2026 200 Personel Gabungan Siaga Pascabentrokan Maut di Menteng 27 Jul 2026

Sambut Piala Dunia 2026, Nila Yani Dorong TVRI Siapkan Strategi Jangka Panjang

ED
PN
Rabu, 10 Juni 2026 | 13:55 WIB
Bagikan
Sambut Piala Dunia 2026, Nila Yani Dorong TVRI Siapkan Strategi Jangka Panjang

Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDIP, Nila Yani Hardiyanti./visi.news/ist.

VISI.NEWS | JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani Hardiyanti, mendorong TVRI untuk memanfaatkan momentum penyelenggaraan Piala Dunia 2026 sebagai langkah strategis memperkuat layanan publik dan pengembangan bisnis penyiaran nasional.

Nila menilai TVRI perlu mulai memikirkan strategi keberlanjutan setelah euforia Piala Dunia berakhir. Menurutnya, salah satu langkah yang dapat dipertimbangkan adalah menghadirkan konten olahraga dengan basis penonton yang kuat dan berkelanjutan, seperti kompetisi sepak bola nasional.

“Mulai hari ini setelah event Piala Dunia ini, TVRI bisa mempertimbangkan konten yang memiliki basis penonton yang berkelanjutan. Mungkin bisa dipertimbangkan dengan Liga Indonesia. Karena market sepak bola Indonesia ini sangat besar dan diharapkan dapat menjaga market share yang juga besar,” ujar Nila kepada Wartawan, Rabu (10/6/2026).

Nila menjelaskan bahwa pembahasan dalam RDP dengan LPP TVRI kemarin tidak hanya berfokus pada aspek teknis penayangan pertandingan Piala Dunia 2026. Ia juga menyoroti kesiapan TVRI sebagai penyiar resmi dalam memastikan seluruh masyarakat Indonesia dapat mengakses siaran secara mudah, gratis, dan berkualitas.

Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada wilayah-wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses layanan penyiaran agar masyarakat di berbagai daerah dapat menikmati pesta sepak bola dunia secara merata.

“Saya membahas langsung kesiapan TVRI sebagai official broadcaster. Yang menjadi perhatian saya bukan hanya soal tayangan pertandingan, tetapi juga bagaimana seluruh masyarakat Indonesia bisa menikmati siaran Piala Dunia dengan mudah, gratis, dan berkualitas, termasuk di daerah-daerah yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses,” kata Nila.

Politisi PDI Perjuangan tersebut menilai momentum Piala Dunia 2026 harus dimanfaatkan secara optimal untuk memperkuat posisi TVRI sebagai lembaga penyiaran publik. Selain meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat, ajang olahraga terbesar dunia tersebut juga diharapkan mampu mendukung peningkatan pendapatan dan pengembangan konten yang diminati publik.

Nila menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan siaran Piala Dunia tidak boleh berhenti pada tingginya antusiasme penonton selama turnamen berlangsung. TVRI didorong untuk menyusun strategi lanjutan agar dampak positif yang diperoleh dapat dirasakan dalam jangka panjang.

“Jangan sampai euforia Piala Dunia berakhir begitu saja tanpa meninggalkan manfaat jangka panjang bagi TVRI dan masyarakat,” tegasnya.

Usulan menghadirkan tayangan Liga Indonesia dinilai sejalan dengan tingginya minat masyarakat terhadap sepak bola. Dengan basis penggemar yang besar, kompetisi domestik berpotensi menjadi salah satu konten unggulan yang mampu menjaga tingkat keterlibatan penonton sekaligus memperkuat posisi TVRI di tengah persaingan industri penyiaran.

Melalui momentum Piala Dunia 2026, Nila berharap TVRI tidak hanya menjadi penyelenggara siaran pertandingan kelas dunia. 

"Saya harap TVRI juga mampu membangun ekosistem konten olahraga yang berkelanjutan dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat Indonesia," tutupnya.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.