Saatnya Australia Melawan Perbudakan Modern
Oleh Justine Nolan (360info)
- UNSW
AUSTRALIA berada di titik kritis dalam upaya mengatasi perbudakan modern.
Undang-undang federal tentang perbudakan modern pertama kali disahkan pada tahun 2018. Tahun ini, amandemen menetapkan peran komisaris antiperbudakan nasional, dengan penunjukan yang diharapkan dalam beberapa bulan mendatang.
Undang-undang saat ini telah berhasil meningkatkan kesadaran akan masalah tersebut, tetapi tanggapan perusahaan sebagian besar masih bersifat simbolis. Namun, dalam waktu dekat, keadaan bisa menjadi jauh lebih sulit.
Undang-undang Eropa yang baru mengharuskan tindakan dan kepatuhan, bukan hanya pelaporan, untuk menyingkirkan perbudakan modern dan eksploitasi tenaga kerja — perubahan yang memengaruhi perusahaan di luar Eropa yang memasok atau berdagang di pasar UE, secara langsung atau tidak langsung.
Eropa dan AS juga telah mengadopsi larangan terhadap barang-barang asing yang diduga melibatkan perbudakan modern. Wilayah Asia-Pasifik diperkirakan memiliki jumlah orang terbesar yang menjadi korban perbudakan modern — lebih dari 29 juta orang.
Oleh karena itu, ini adalah saat yang tepat untuk menilai kembali pendekatan Australia dalam menangani perbudakan modern, masalah rumit yang terkadang tersembunyi di balik layar.
Berbagai praktik eksploitatif Perbudakan modern adalah masalah global — hal ini terjadi di setiap wilayah di dunia, di negara berkembang dan negara maju.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!