AI Ubah Cara Cari Produk, Rekomendasi Manusia Tetap Dorong Pembelian 27 Jul 2026 Pemprov Jatim Perkuat Langkah JFC Menuju Panggung Pariwisata Dunia 27 Jul 2026 Kemenpar Tegaskan JFC Jadi Etalase Pariwisata Indonesia di Mata Dunia 27 Jul 2026 VISI | Sibuk 27 Jul 2026 Dari YouTube ke Timnas Malaysia, Mimpi Wan Kuzain Akhirnya Jadi Nyata 27 Jul 2026 Indonesia Bidik Awal Sempurna, Hadapi Kamboja di Laga Perdana ASEAN Hyundai Cup 2026 27 Jul 2026 Trailer Tabrak Dua Truk dan Motor di Pasuruan, Empat Tewas 27 Jul 2026 Fauzi Amro: DPR Siap Jalankan Fit and Proper Test Calon Gubernur BI 27 Jul 2026 Sistem Eror BPN Bandung Dikeluhkan Warga, Dinilai Buka Celah Praktik Pungli 27 Jul 2026 200 Personel Gabungan Siaga Pascabentrokan Maut di Menteng 27 Jul 2026 AI Ubah Cara Cari Produk, Rekomendasi Manusia Tetap Dorong Pembelian 27 Jul 2026 Pemprov Jatim Perkuat Langkah JFC Menuju Panggung Pariwisata Dunia 27 Jul 2026 Kemenpar Tegaskan JFC Jadi Etalase Pariwisata Indonesia di Mata Dunia 27 Jul 2026 VISI | Sibuk 27 Jul 2026 Dari YouTube ke Timnas Malaysia, Mimpi Wan Kuzain Akhirnya Jadi Nyata 27 Jul 2026 Indonesia Bidik Awal Sempurna, Hadapi Kamboja di Laga Perdana ASEAN Hyundai Cup 2026 27 Jul 2026 Trailer Tabrak Dua Truk dan Motor di Pasuruan, Empat Tewas 27 Jul 2026 Fauzi Amro: DPR Siap Jalankan Fit and Proper Test Calon Gubernur BI 27 Jul 2026 Sistem Eror BPN Bandung Dikeluhkan Warga, Dinilai Buka Celah Praktik Pungli 27 Jul 2026 200 Personel Gabungan Siaga Pascabentrokan Maut di Menteng 27 Jul 2026

Rupiah Melemah, Tembus 14.000 per Dolar Singapura

Desi Rossilawati
Kamis, 4 Juni 2026 | 11:15 WIB
Bagikan
Rupiah Melemah, Tembus 14.000 per Dolar Singapura

Ilustrasi pecahan 50 dolar Singapura./visi.news/Shutterstock.

Tekanan terhadap rupiah turut berdampak pada cadangan devisa Indonesia yang dilaporkan turun ke level terendah dalam hampir dua tahun pada April. Bank Indonesia disebut meningkatkan intervensi untuk menjaga stabilitas nilai tukar.

Penurunan cadangan devisa tersebut dinilai meningkatkan risiko terhadap prospek peringkat kredit Indonesia, dengan lembaga pemeringkat Fitch Ratings dan Moody’s Ratings disebut telah menurunkan outlook negara.

Di sisi lain, The Straits Times juga menyoroti sejumlah dinamika domestik yang memengaruhi sentimen investor, termasuk kebijakan ekspor sumber daya alam strategis melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) serta kasus penggeledahan di Badan Gizi Nasional (BGN).

“Indeks Komposit Jakarta telah turun setiap bulan pada tahun 2026 dan berada di jalur untuk mencatat kerugian tahunan terbesar sejak 2008,” tulis media tersebut.

Aksi jual di pasar saham tersebut disebut turut menggeser posisi Indonesia sebagai pasar saham terbesar di Asia Tenggara yang kini diklaim berpindah ke Singapura setelah lima tahun berada di posisi puncak.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.