Rupiah Melemah, Tembus 14.000 per Dolar Singapura
Ilustrasi pecahan 50 dolar Singapura./visi.news/Shutterstock.
VISI.NEWS | BANDUNG - Kondisi pasar keuangan Indonesia kembali menjadi sorotan internasional seiring pelemahan nilai tukar rupiah yang terus berlanjut dan tekanan pada pasar saham domestik. Media Singapura, The Straits Times, melaporkan rupiah untuk pertama kalinya menembus level Rp14.000 per dolar Singapura.
Dalam laporan berjudul 'Rupiah Crosses 14,000 per Singapore Dollar for First Time' yang terbit Rabu (3/6), media tersebut menggambarkan tekanan yang sedang dihadapi pasar keuangan Indonesia. Selain pelemahan rupiah, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga disebut mengalami koreksi cukup dalam.
IHSG dilaporkan sempat merosot hingga 5,2 persen dalam perdagangan intraday sebelum akhirnya ditutup turun 4,1 persen. Sepanjang tahun 2026, kapitalisasi pasar saham Indonesia tercatat menyusut sekitar 32 persen.
“Indeks ini sudah menjadi indeks dengan kinerja terburuk tahun ini di antara lebih dari 90 indeks ekuitas global yang dilacak oleh Bloomberg,” tulis The Straits Times dikutip, Kamis (4/6/2026).
Di pasar valuta asing, rupiah juga tercatat melemah sekitar 0,5 persen terhadap dolar Amerika Serikat maupun dolar Singapura. Kondisi ini menjadikan rupiah sebagai salah satu mata uang dengan pelemahan terdalam di kawasan Asia pada tahun ini.
Berdasarkan data perdagangan Rabu (3/6) pukul 17.24 WIB, rupiah berada di level 14.001 per dolar Singapura. Level tersebut menunjukkan pelemahan sekitar 8,6 persen sejak awal 2026.
The Straits Times juga menyoroti faktor fundamental yang memengaruhi pasar, termasuk data perdagangan Indonesia yang mencatat hampir hilangnya surplus perdagangan pada April 2026 akibat kenaikan impor minyak dan gas yang lebih tinggi dibanding ekspor.
Selain itu, rupiah disebut telah terdepresiasi sekitar 7 persen terhadap dolar AS sepanjang 2026, menjadikannya salah satu mata uang pasar berkembang dengan kinerja terlemah berdasarkan pemantauan Bloomberg.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!