Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Peringati Hari Pramuka ke-65, KDS Perkuat Semangat Pengabdian Generasi Muda 25 Aug 2026 122 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Sukabumi 25 Aug 2026 12.517 Jiwa di Kota Sukabumi Terdampak Kesulitan Air Bersih 25 Aug 2026 5G-A Dukung Robot Humanoid Bertanding di Beijing 25 Aug 2026 BPBD Kota Sukabumi Catat Empat Kejadian Kebakaran Lahan Selama Agustus 25 Aug 2026 ECOVACS Bawa Robot Rumah Pintar ke Singapore Pop Toy Show 2026 25 Aug 2026 Konser Masih Jadi Primadona, Warga Hong Kong Makin Gemar Beli Tiket Mendadak 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Peringati Hari Pramuka ke-65, KDS Perkuat Semangat Pengabdian Generasi Muda 25 Aug 2026 122 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Sukabumi 25 Aug 2026 12.517 Jiwa di Kota Sukabumi Terdampak Kesulitan Air Bersih 25 Aug 2026 5G-A Dukung Robot Humanoid Bertanding di Beijing 25 Aug 2026 BPBD Kota Sukabumi Catat Empat Kejadian Kebakaran Lahan Selama Agustus 25 Aug 2026 ECOVACS Bawa Robot Rumah Pintar ke Singapore Pop Toy Show 2026 25 Aug 2026 Konser Masih Jadi Primadona, Warga Hong Kong Makin Gemar Beli Tiket Mendadak 25 Aug 2026

Rupiah Melemah ke Rp17.825 per Dolar AS

Desi Rossilawati
Senin, 22 Juni 2026 | 16:05 WIB
Bagikan
Rupiah Melemah ke Rp17.825 per Dolar AS

Nilai tukar rupiah./visi.news/ist.

VISI.NEWS | JAKARTA - Nilai tukar rupiah kembali ditutup melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (22/6/2026). Pelemahan tersebut melanjutkan tren negatif yang telah terjadi pada perdagangan sebelumnya.

Berdasarkan data perdagangan, rupiah ditutup terdepresiasi 0,28 persen ke level Rp17.825 per dolar AS. Sebelumnya, pada Jumat (19/6/2026), mata uang Garuda juga ditutup melemah 0,42 persen ke posisi Rp17.775 per dolar AS.

Sejak awal perdagangan, rupiah telah bergerak di zona merah. Mata uang Indonesia itu dibuka melemah tipis 0,03 persen ke level Rp17.780 per dolar AS sebelum tekanan jual semakin meningkat hingga penutupan pasar.

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) yang mengukur kekuatan dolar terhadap enam mata uang utama dunia tercatat menguat 0,07 persen ke level 100,924 pada pukul 15.00 WIB.

Pergerakan rupiah dipengaruhi sejumlah sentimen global, termasuk meningkatnya ketidakpastian terkait proses perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran. Kondisi tersebut mendorong permintaan terhadap dolar AS sebagai aset aman atau safe haven.

Ketidakpastian muncul setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengancam melanjutkan konflik di Timur Tengah, sementara Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz yang merupakan jalur strategis perdagangan energi dunia.

Meski demikian, proses perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran masih berlangsung di Swiss. Pembicaraan tersebut memasuki hari kedua dan merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman yang dicapai sebelumnya untuk memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari.

Situasi tersebut turut memengaruhi pasar energi global. Data pelayaran menunjukkan jumlah kapal yang melintasi Selat Hormuz mengalami penurunan setelah pengumuman penutupan jalur tersebut. Kondisi itu mendorong kenaikan harga minyak mentah Brent sebesar 1,30 persen menjadi US$81,62 per barel.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.