RSUD Bedas Tegalluar Siaga Hadapi Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
Pelaksanaan penanganan tersebut dilakukan dengan berkoordinasi bersama Dinas Kesehatan.
"Dari segi fasilitas dan lainnya, kita dari RSUD Bedas Tegalluar sudah disiapkan," katanya.
dr. Dadan kembali mengingatkan masyarakat mengenai bahaya abu vulkanik yang memiliki karakteristik berbeda dengan debu biasa.
"Karena memiliki karakter yang sangat kecil, dan sangat membahayakan manakala terhisap melalui saluran pernapasan. Apabila masuk ke sistem pencernaan akan membahayakan sistem pernapasan. Bisa menimbulkan batuk dan pilek, gejala awalnya dan panas badan," ujarnya.
Selain saluran pernapasan, paparan abu vulkanik juga dapat mengganggu penglihatan apabila masuk ke mata dan menyebabkan iritasi. Abu yang bercampur dengan makanan juga dapat masuk ke sistem pencernaan.
"Makanya, untuk meminimalisir hal itu kita harus menggunakan masker, kacamata saat beraktivitas di luar rumah. Selain itu meminimalisir aktivitas di luar ruangan atau gedung untuk menghindari paparan abu vulkanik," ungkapnya. @kos
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!