RSUD Bedas Tegalluar Siaga Hadapi Dampak Abu Vulkanik Anak Krakatau
"Partikel abu vulkanik yang halus dapat masuk ke saluran pernapasan dan menyebabkan, pertama ISPA & Asma: batuk, pilek, sesak napas, iritasi tenggorokan. Kedua, iritasi mata: mata merah, perih, berair. Ketiga, iritasi kulit: gatal dan ruam. Keempat, gangguan pencernaan: Jika air dan makanan terkontaminasi abu. Kelima, risiko kecelakaan: tap roboh, gangguan listrik, jalan licin," tutur Direktur.
Ia menyebut anak-anak, lansia, ibu hamil, dan penyandang penyakit kronis sebagai kelompok rentan yang perlu mendapat perhatian khusus ketika terjadi sebaran abu vulkanik.
Terapkan 5M Saat Hujan Abu
dr. Dadan juga menyampaikan langkah pencegahan paparan abu vulkanik sesuai arahan pemerintah.
"Mari terapkan 5M saat hujan abu", sesuai SE Kemenkes, Dinkes, dan Bupati Bandung.
Adapun langkah 5M tersebut meliputi:
-
Memakai masker
Wajib menggunakan masker N95 atau masker bedah dobel ketika berada di luar rumah. -
Menutup
Menutup rapat pintu, jendela, ventilasi rumah, dan fasilitas pelayanan. -
Melindungi
Menggunakan kacamata, topi, dan pakaian lengan panjang. Sumber air dan makanan juga perlu dilindungi dari paparan abu.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!