RS Paru Jember Siapkan Transformasi Layanan, Gedung Baru Ditarget Beroperasi Tahun 2027
VISI.NEWS | JEMBER – Rumah Sakit Paru Jember terus mempercepat persiapan menuju operasional gedung baru yang dibangun di kawasan Jalan Basuki Rahmad, tepatnya di depan Pasar Sabtuan. Fasilitas kesehatan milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur tersebut diproyeksikan mulai melayani masyarakat pada tahun 2027 dengan kapasitas dan layanan yang lebih lengkap.
Direktur RS Paru Jember, dr. Agus Dwi Pitono, mengatakan pembangunan fisik rumah sakit saat ini telah memasuki tahap akhir. Setelah penyelesaian pembangunan tahap ketiga, pihaknya kini fokus pada persiapan tahap keempat sekaligus memenuhi berbagai persyaratan administratif dan teknis sebelum operasional dimulai.
Menurutnya, proses pengoperasian rumah sakit baru membutuhkan tahapan yang cukup panjang, mulai dari uji fungsi bangunan, perizinan, penerbitan surat laik operasional hingga proses akreditasi pelayanan kesehatan.
“Rumah sakit harus melalui serangkaian tahapan untuk memastikan seluruh fasilitas, peralatan, dan sistem pelayanan benar-benar siap digunakan masyarakat secara aman dan optimal,” ujarnya, Jumat (5/6/2026).
Keberadaan gedung baru tersebut diharapkan mampu memperkuat layanan kesehatan rujukan di wilayah Tapal Kuda dan Jawa Timur bagian timur. Selama ini, banyak pasien masih harus dirujuk ke rumah sakit besar di Surabaya untuk mendapatkan penanganan spesialis tertentu.
Dengan hadirnya fasilitas yang lebih modern di Jember, masyarakat diharapkan dapat memperoleh layanan kesehatan berkualitas tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke kota lain.
Selain memperluas kapasitas pelayanan, RS Paru Jember juga menyiapkan sejumlah layanan unggulan berbasis teknologi medis modern. Salah satunya adalah penanganan kanker dan tumor menggunakan metode cryosurgery atau teknik pembekuan jaringan yang dinilai lebih minim risiko dibandingkan operasi konvensional.
Teknologi tersebut memungkinkan tindakan medis dilakukan dengan sayatan minimal sehingga mempercepat proses pemulihan pasien dan mengurangi lama perawatan di rumah sakit.
“Pengembangan layanan modern menjadi bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih efektif, nyaman, dan terjangkau bagi masyarakat,” kata dr. Agus.
RS Paru Jember juga terus menunjukkan kemajuan dalam penanganan kasus-kasus medis kompleks. Salah satunya keberhasilan tim medis melakukan operasi rekonstruksi saluran pernapasan pada seorang remaja asal Jember yang mengalami penyempitan trakea akibat kecelakaan.
Kasus yang semula direncanakan dirujuk ke luar daerah tersebut akhirnya dapat ditangani di Jember melalui kolaborasi tenaga medis RS Paru Jember dengan dokter spesialis bedah toraks. Operasi berjalan sukses dan pasien kini telah pulih serta kembali menjalani aktivitas normal.
Keberhasilan tersebut menjadi indikator meningkatnya kemampuan rumah sakit dalam menangani kasus-kasus yang sebelumnya hanya dapat dilakukan di pusat layanan kesehatan besar.
Di sisi lain, manajemen rumah sakit menyatakan penataan kawasan sekitar gedung baru masih berlangsung seiring proses pembangunan lanjutan. Saat ini fokus utama diarahkan pada penyelesaian akses masuk, pengembangan infrastruktur pendukung, serta penataan lingkungan rumah sakit agar lebih nyaman bagi pasien dan pengunjung.
Dengan dukungan sarana modern, tenaga kesehatan profesional, serta penguatan layanan spesialis, RS Paru Jember optimistis mampu menjadi salah satu pusat rujukan kesehatan unggulan di wilayah timur Jawa Timur.
Operasional gedung baru yang ditargetkan dimulai pada 2027 diharapkan menjadi langkah strategis dalam meningkatkan pemerataan layanan kesehatan sekaligus menghadirkan akses pengobatan yang lebih dekat bagi masyarakat Jember dan sekitarnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!