Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Resmi Dibuka! Link 'War Tiket' Upacara HUT ke-81 RI di Istana 5 Aug 2026 PIHPS: Cabai Rawit Merah Rp45.150, Telur Ayam Rp24.000 per Kg 5 Aug 2026 Harga Emas Antam Turun Rp4.000, Kini Rp2.599.000 per Gram 5 Aug 2026 Disporaparbud Jember Koordinasi dengan BPCB Jatim Amankan Situs Gumuk Lesung dari Kerusakan 5 Aug 2026 Identitas Perempuan Tersambar KA Pangrango di Sukabumi Belum Terungkap 5 Aug 2026 Disdik Sukabumi Sebut Ijazah Korban Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya Masih Didata 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini Rabu 5 Agustus 2026 5 Aug 2026

Reynaldi, Ungkap Penyebab Meroketnya Kasus Covid-19 Di Jabar Akhir-Akhir Ini

ED
Jumat, 18 Februari 2022 | 14:16 WIB
Bagikan
Reynaldi, Ungkap Penyebab Meroketnya Kasus Covid-19 Di Jabar Akhir-Akhir Ini
VISINEWS | BANDUNG - Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Reynaldi menyatakan salah satu penyebab terjadinya lonjakan angka penyeberan Covid-19 di Jabar yaitu karena penyebaran varian omicron menyebar jauh lebih cepat dan dominan dari pada varian Delta yang sempat menyerang beberapa bulan lalu. Munculnya pernyataan bahwa varian omicron lebih ringan gejalanya ketimbang varian delta, serta menyebutkan gejalanya mirip seperti flu biasa, disinyalir menjadi penyebab hingga akhirnya masyarakat lengah disiplin prokes. "Maraknya berbagai cara yang mengundang kerumuman massa, serta kegiatan pmebelajaran tatap muka (PTM) diduga menjadi bagian dari penyebab lonjaknya angka penyebaran Covid-19," katanya. Oleh karena itu, Reynaldi mengungkapkan, berbagai pemahaman dan kegiatan masyarakat saat ini, seyogianya dapat di evaluasi bahkan kembali dihentikan sementara, sampai kondisi penyebaran di Jabar, berkurang hingga nol. "Intinya masyarakat jangan lengah, harus tanggap terkait meningkatnya kasus penyebaran Covid-19 di Jabar, harus mengantisipasi, disiplin prokes dan patuh terhadap anjuran pemerintan," ungkapnya. Sekedar informasi, kasus Covid-19 di Jabar terus meroket dalam setiap bulan, minggu dan perharinya, untuk itu masyarakat diminta pro aktif dalam menekan penyebaran Covid-19 di Jabar. "Penanganan Covid itu sudah menjadi tugas bersama, tanggung jawab bersama, dan diselesaikan secara bersama-sama," pungkasnya. @eko.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.