Insan Pers Laporkan Hotman Paris ke DPN, Sirait & Co Minta Penegakan Kode Etik 22 Jul 2026 Polisi Dalami Penyebab Ledakan Rumah Grand Polonia Medan 22 Jul 2026 Daftar 5 Negara dengan Harga LPG Termahal dan Termurah 22 Jul 2026 Dua WNI Disandera di Myanmar, Sarifah Minta Keselamatan Diutamakan 22 Jul 2026 Profil Kuntadi, Jampidsus Baru Pengganti Febrie Adriansyah 22 Jul 2026 Prabowo Lantik Donny Ermawan sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia 22 Jul 2026 Rupiah Melemah Dipicu Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed 22 Jul 2026 Prabowo Resmi Lantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional 22 Jul 2026 Daftar Pejabat Baru Kejagung: Wakil Jaksa Agung hingga Jampidsus 22 Jul 2026 Tantri Kotak Syok Dipeluk Penonton Saat Manggung di Ciletuh 22 Jul 2026 Insan Pers Laporkan Hotman Paris ke DPN, Sirait & Co Minta Penegakan Kode Etik 22 Jul 2026 Polisi Dalami Penyebab Ledakan Rumah Grand Polonia Medan 22 Jul 2026 Daftar 5 Negara dengan Harga LPG Termahal dan Termurah 22 Jul 2026 Dua WNI Disandera di Myanmar, Sarifah Minta Keselamatan Diutamakan 22 Jul 2026 Profil Kuntadi, Jampidsus Baru Pengganti Febrie Adriansyah 22 Jul 2026 Prabowo Lantik Donny Ermawan sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia 22 Jul 2026 Rupiah Melemah Dipicu Ekspektasi Kenaikan Suku Bunga The Fed 22 Jul 2026 Prabowo Resmi Lantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional 22 Jul 2026 Daftar Pejabat Baru Kejagung: Wakil Jaksa Agung hingga Jampidsus 22 Jul 2026 Tantri Kotak Syok Dipeluk Penonton Saat Manggung di Ciletuh 22 Jul 2026

Resmikan SPPG Margahayu Selatan, Ali Syakieb Yakin Stunting Terus Menurun

Desi Rossilawati Ihda Da'watul Aba
Rabu, 3 Juni 2026 | 20:07 WIB
Bagikan
Resmikan SPPG Margahayu Selatan, Ali Syakieb Yakin Stunting Terus Menurun

Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb saat meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Margahayu Selatan 004 milik Yayasan Adidaya Global Nusantara di Kecamatan Margahayu, Rabu (3/6/2026)./visi.news/Ist.

VISI NEWS | KAB. BANDUNG - Wakil Bupati Bandung, Ali Syakieb, optimistis Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan memberikan dampak signifikan terhadap percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Bandung.

Optimisme itu disampaikan Ali Syakieb saat meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Margahayu Selatan 004 milik Yayasan Adidaya Global Nusantara di Kecamatan Margahayu, Rabu (3/6/2026).

Menurut Ali, keberadaan SPPG menjadi salah satu instrumen penting dalam mendukung keberhasilan program MBG sekaligus memperkuat upaya peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak dan kelompok rentan.

"Sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Bandung, saya meyakini program MBG ini akan memberikan dampak yang cukup besar terhadap upaya penurunan stunting ke depan," kata Ali Syakieb.

Ia mengapresiasi fasilitas SPPG Margahayu Selatan 004 yang dinilai memiliki standar bangunan dan sistem pendukung yang baik. Selain memiliki kapasitas yang cukup besar, dapur tersebut juga dilengkapi sejumlah perangkat keamanan modern, termasuk sistem pendeteksi kebocoran gas yang dapat bekerja secara otomatis.

"Saya melihat dari sisi layout, bangunan, hingga spesifikasi fasilitasnya sangat baik. Bahkan ada sistem keamanan yang menurut saya bisa menjadi contoh bagi SPPG lainnya," ujarnya.

Ali mengatakan saat ini Kabupaten Bandung telah memiliki sekitar 545 titik SPPG yang dipersiapkan untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, jumlah tersebut menjadi modal penting dalam menyiapkan generasi yang sehat dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Karena itu ia meminta seluruh mitra penyelenggara, koordinator wilayah, dan koordinator kecamatan untuk terus memperkuat koordinasi dan memastikan program berjalan optimal di lapangan.

"Kita tentu memahami masih ada berbagai tantangan. Tapi tugas kita bersama adalah terus melakukan perbaikan dan penyempurnaan agar program ini semakin maksimal dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," katanya.

Meski demikian, Ali mengingatkan bahwa stunting tidak hanya disebabkan oleh kurangnya asupan gizi. Faktor pola asuh keluarga, kesehatan ibu dan anak, serta pernikahan usia dini juga menjadi persoalan yang harus mendapat perhatian bersama.

"Masalah stunting bukan hanya soal makanan bergizi. Ada faktor pola asuh dan faktor lainnya yang juga harus kita benahi bersama agar tidak terjadi peningkatan kasus stunting di masa mendatang," ujarnya.

Ali mengaku optimistis hasil survei stunting yang akan dilakukan dalam waktu dekat akan menunjukkan perkembangan positif. Menurut dia, berbagai intervensi yang dilakukan pemerintah daerah, termasuk melalui Program Makan Bergizi Gratis, mulai menunjukkan arah yang baik dalam upaya meningkatkan kualitas kesehatan anak di Kabupaten Bandung.

"Insyaallah dengan ikhtiar yang terus kita lakukan bersama, saya optimistis angka stunting di Kabupaten Bandung akan terus menurun," kata Ali.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.