Rentetan Kekerasan Guncang Liga 4, Kompetisi Amatir Disorot Soal Pengawasan dan Fair Play

ED
Jumat, 9 Januari 2026 | 17:00 WIB
Bagikan
Rentetan Kekerasan Guncang Liga 4, Kompetisi Amatir Disorot Soal Pengawasan dan Fair Play

VISI.NEWS|BANDUNG -Liga 4 Indonesia tengah berada dalam sorotan tajam setelah dua insiden kekerasan pemain terjadi dalam rentang waktu berdekatan. Peristiwa tersebut memunculkan keprihatinan terhadap pembinaan karakter dan pengawasan pertandingan di kompetisi amatir yang menjadi fondasi piramida sepak bola nasional.

Insiden pertama terjadi pada laga PS Putra Jaya melawan Perseta Tulungagung di Babak 32 Besar Liga 4 Zona Jawa Timur, Senin (5/1/2026). Pemain PS Putra Jaya, Muhammad Hilmi Gimnastiar, melakukan tendangan keras ke arah dada pemain Perseta Tulungagung, Firman Nugraha. Aksi tersebut membuat Firman terkapar kesakitan dan Hilmi langsung diganjar kartu merah oleh wasit.

Komite Disiplin PSSI kemudian menjatuhkan sanksi berat kepada Hilmi berupa denda Rp 2,5 juta dan larangan beraktivitas di sepak bola seumur hidup. Manajemen PS Putra Jaya juga mengambil langkah tegas.

“Kami tidak menoleransi tindakan yang mencederai nilai sportivitas dan keselamatan pemain lain,” kata perwakilan manajemen PS Putra Jaya.

Belum mereda perhatian publik, insiden serupa kembali terjadi sehari kemudian di Liga 4 Daerah Istimewa Yogyakarta. Dalam pertandingan KAFI Jogja melawan UAD FC di Lapangan Sitimulyo, Piyungan, Bantul, Selasa (6/1/2026), pemain KAFI Jogja, Dwi Pilihanto, melakukan tendangan tinggi ke arah kepala pemain UAD FC, Amirul Muttaqin.

Wasit hanya memberikan kartu kuning dalam pertandingan tersebut, namun Amirul harus ditarik keluar akibat benturan. Aksi itu kemudian viral dan memicu reaksi keras dari Panitia Disiplin Liga 4 DIY.

“Setelah kami lakukan peninjauan, tindakan tersebut dinilai membahayakan dan tidak bisa ditoleransi,” ujar perwakilan Panitia Disiplin Liga 4 DIY.

Panitia Disiplin menjatuhkan hukuman larangan bermain seumur hidup kepada Dwi Pilihanto. Manajemen KAFI Jogja juga mengambil sikap serupa dengan memecat sang pemain.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.