Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Indonesia Perkuat Keterampilan dan Perlindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja 25 Aug 2026 Bantu Padamkan Karhutla, Ilmuwan RI Temukan Pemadam Api dari Singkong 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026

Rencana Hunian Sementara UEA di Gaza Selatan Picu Perdebatan Politik dan Kemanusiaan

ED
Jumat, 6 Februari 2026 | 12:02 WIB
Bagikan
Rencana Hunian Sementara UEA di Gaza Selatan Picu Perdebatan Politik dan Kemanusiaan

VISI.NEWS | BANDUNG — Uni Emirat Arab (UEA) disebut tengah menyiapkan rencana pembangunan kompleks hunian sementara bagi ribuan warga Palestina yang mengungsi di wilayah selatan Gaza yang kini berada di bawah kendali militer Israel. Informasi tersebut terungkap melalui peta perencanaan yang dilihat Reuters serta keterangan sejumlah diplomat yang mengetahui inisiatif tersebut.

Lokasi yang direncanakan berada di sekitar Rafah, kota di dekat perbatasan Mesir yang sebelumnya dihuni ratusan ribu warga, namun kini sebagian besar hancur akibat konflik berkepanjangan. Kawasan itu termasuk dalam zona yang dikuasai militer Israel, dekat garis demarkasi yang disepakati dalam gencatan senjata pada Oktober lalu.

Seorang pejabat UEA tidak secara langsung membenarkan proyek tersebut, namun menegaskan komitmen negaranya dalam bantuan kemanusiaan.

“UEA tetap berkomitmen untuk meningkatkan upaya kemanusiaannya guna mendukung warga Palestina di Gaza,” ujarnya.

Rencana tersebut disebut dibahas dalam kerangka inisiatif perdamaian yang didorong Amerika Serikat, termasuk misi multinasional yang berbasis di Israel selatan. Sejumlah diplomat menyebut pejabat Emirat telah memaparkan detail proyek hunian sementara itu dalam forum internasional yang melibatkan Washington.

Seorang pejabat Amerika Serikat mengatakan proyek UEA dikoordinasikan dengan pemerintahnya.

“Kami terus terkesan dengan upaya UEA dalam menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi warga Gaza,” katanya.

Namun, inisiatif tersebut memunculkan pertanyaan besar terkait kelayakan politik dan sosialnya. Mayoritas warga Palestina saat ini tinggal di wilayah Gaza yang tidak berada di bawah kendali Israel, sehingga ada keraguan apakah mereka bersedia pindah ke zona yang dijaga militer Israel.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.