REFLEKSI | Tentang Cinta
Sehingga salah kaprah kita, ketika lidah kita dikendalikan setan, bicara agama di atas mimbar, tapi mudah memakai lidah kita, bicara untuk menyakiti, dan menghujat agama, keyakinan lainnya.
Cinta yang di ajarkan Nabi SAW dalam hal ini tidak ke sana bentuknya ! Dan tak mengajarkan membenci, dan menghujat keyakinan pihak lainnya.
Titah Nabi, tentang cinta ini ada dalam hadist, dan jadi hal yang fundamental. Sangat dasar yang harusnya disadari oleh umat Islam kita
Sering di ulas tapi umat tak memahami hal ini. Sering di bahas hadistnya tapi tak mengungkap semangat cinta universal yang Nabi SAW dawuhkan.
Lalu cinta yang mana yang tersembunyi ini ? Sering di ulas, tapi ulasannya tak menyentuh itu.
Hadistnya adalah,“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia” (HR. Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni.
Itulah cinta luar biasa yang didawuhkan dan dititipkan dalam pesan cintanya Nabi SAW pada setiap muslim untuk di jalankan.
Sudah kah kita menghadirkan cinta ini ?
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!