IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

REFLEKSI | Tentang Cinta

ED
Jumat, 16 September 2022 | 09:33 WIB
Bagikan
REFLEKSI | Tentang Cinta

Oleh Bambang melga Suprayogi M.Sn.

KEBERADAAN cinta dalam setiap diri manusia itu absurd tidak memiliki bentuk yang normatif, semuanya berdasarkan hal yang mengalir dalam perspektif subjektif yang datang dan membesar dalam hati, pikiran, dan psikologis seseorang, akan rasa suka yang hadir dan mendatangkan benih cinta itu sendiri.

Rasa cinta merupakan hadirnya perasaan tertentu, yang kedatangannya mendatangkan rasa bahagia tak terkira, dengan terpuaskannya bagian hati kita.

Cinta menurut seorang pejuang hati, seperti pernyataan Jalaluddin Rumi, seorang sufi yang mempunyai pandangan rasa cinta yang tak biasa dari manusia-manusia yang ada di bumi, dalam perenungan-perenungan cintanya, ia berpandangan, "Cinta adalah segalanya, alam semesta ini adalah alam cinta, semua yang terjadi dalam proses kehidupan ini muncul dari cinta."

Jadi Cinta merupakan menampakan yang ada dalam kesemestaan kita, mewujud dan selalu muncul dalam setiap denyut kehidupan ini.

Cinta pada kesemestaan merupakan ujung cinta pada illahi yang telah menghidupkan kita.

Sehingga bentuk cinta yang beragam, mesti kita pilah untuk mendapatkan cinta sesungguhnya, diluar cinta yang paling utama, antara kita dengan sang pencipta.

Lalu cinta yang bagai mana ini ?

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.