IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

REFLEKSI | 'Shiratal Mustaqim'

ED
Senin, 2 Januari 2023 | 07:34 WIB
Bagikan
REFLEKSI | 'Shiratal Mustaqim'

Oleh Bambang Melga Suprayogi, M.Sn.

SELESAI hingar bingar perhelatan pergantian tahun. Kegembiraan semuanya usai, dan kita kembali pada keadaan normal.

Apa yang menjadi langkah selanjutnya ? Apa persiapan kita menghadapi hidup yang dipaksakan oleh waktu menginjak awal tahun yang baru ?

Hidup kita semua ada dalam hentakan paksaan waktu, paksaan takdir, dalam bayangan menuju akhir waktu kita sendiri, yang kian semakin dekat kita datangi, dan tak kita sadari, waktu kita berjalan ke arah sana.

Dengan pergantian waktu ini, kita sedang meniti akhir hidup kita, kita sedang meniti jembatan panjang Shiratal Mustaqim kita di dunia, untuk mengetahui kepantasan kita, kepatutan kita.

Yaa, apakah kita ini bakal pantas, menjadi calon penghuni surga, atau calon penghuni neraka.

Karena dua pilihan itu, sebetulnya tengah kita buat sendiri di sini, di alam dunia, saat kesempatan hidup kita ada.

Dan kita pun tahu, sadar diri, tempat kita nanti di alam "kelanggengan" alam yang panjang dalam menunggu masa hisab, untuk mendapatkan haknya, apakah masuk surga atau nerakanya, sebetulnya telah kita tentukan, pada saat kita hidup di dunia ini.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.