REFLEKSI | Pikiran Iblis
Iblis itu sangat senang pada orang alim yang sok suci, tampilan dari mereka yang sok alim, terlihat dari cara berpakaiannya yang berlebihan, dalam hal menggunakan aksesoris kesalehannya.
Yaa, bagi iblis, manusia yang masih senang tampil glamor pada hal wujud tampilan, bak peragawan agamis, yang serba mencantolkan pernak pernik aksesoris bak orang saleh, itu sangat mudah bagi iblis untuk ia sesatkan.
Ko semudah itu Iblis sampai bisa menyesatkan orang saleh ?
Ya iyalah, orang semacam ini biasanya harus tampil sempurna, harus tampil meyakinkan, dan mengutamakan gaya di banding bentuk keimanannya itu sendiri.
Pernah ada kasus, iblis beri ia mic, dan sound yang berebek, orang macam ini langsung terlihat kwalitas imannya.
Tampa sadar ia terpancing, bak aktor bintang action, di pitingnya operator sound, di buat malu si operator oleh orang yang agamis bak ulama kawakan ini, dan iblispun tertawa.
Sambil jempol ia tunjukan kebawah, "payah payah payah, hahaha," tawa sang iblis geleng geleng kepala.
Untuk orang macam ini, jangan uji ia dengan keimanan, cukup di uji dengan sound, ia sudah akan tampil sifat kesetanannya yang iblis bongkar," hahaha," tawanya, penuh kepuasan, nauzubillahi min zalik!! Sound, bisa menguji iman.... masyaallah!!
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!