Ketua PN Tangerang Promosi, Seorang Hakim Beralih Tugas ke Bandung 28 Aug 2026 Garis Polisi di Lahan Sengketa Gumuk Lesung Hilang, Warga Minta Kejelasan 28 Aug 2026 ASAI Hotels Buka di Malaysia, Terbesar di Dunia 28 Aug 2026 Daging Ayam Tembus Rp40 Ribu, Jadi Perhatian Pemkot Bandung 28 Aug 2026 Cuaca Bandung Jumat 28 Agustus 2026, Cerah hingga 31 Derajat Celsius 28 Aug 2026 Amin Ak: APBN 2027 Harus Perkuat Sektor Riil dan UMKM 27 Aug 2026 206 Nakes Dikirim ke Flores, Netty Soroti Keselamatan Tenaga Kesehatan 27 Aug 2026 Puteri Komarudin Dukung Kepemimpinan Perempuan di Bank Indonesia 27 Aug 2026 Jual SIM Palsu, Pria di Sukabumi Dibekuk Polisi 27 Aug 2026 Ketua Komisi B DPRD Jember Laporkan Dugaan Perusakan Gumuk Lumpang ke Polres Jember 27 Aug 2026 Ketua PN Tangerang Promosi, Seorang Hakim Beralih Tugas ke Bandung 28 Aug 2026 Garis Polisi di Lahan Sengketa Gumuk Lesung Hilang, Warga Minta Kejelasan 28 Aug 2026 ASAI Hotels Buka di Malaysia, Terbesar di Dunia 28 Aug 2026 Daging Ayam Tembus Rp40 Ribu, Jadi Perhatian Pemkot Bandung 28 Aug 2026 Cuaca Bandung Jumat 28 Agustus 2026, Cerah hingga 31 Derajat Celsius 28 Aug 2026 Amin Ak: APBN 2027 Harus Perkuat Sektor Riil dan UMKM 27 Aug 2026 206 Nakes Dikirim ke Flores, Netty Soroti Keselamatan Tenaga Kesehatan 27 Aug 2026 Puteri Komarudin Dukung Kepemimpinan Perempuan di Bank Indonesia 27 Aug 2026 Jual SIM Palsu, Pria di Sukabumi Dibekuk Polisi 27 Aug 2026 Ketua Komisi B DPRD Jember Laporkan Dugaan Perusakan Gumuk Lumpang ke Polres Jember 27 Aug 2026

REFLEKSI | Penderitaan

ED
Jumat, 4 Juli 2025 | 11:52 WIB
Bagikan
REFLEKSI | Penderitaan

Oleh Idat Mustari

BARANGKALI, benar adagium yang sering kita dengar bahwa hidup tidaklah mudah. Selain hidup seringkali berjalan tidak sesuai dengan apa yang kita inginkan, kadang juga menemukan banyak hal yang membuat kita menderita.

Kadang kita ditolak oleh orang lain. Kadang kita direndahkan oleh orang lain. Kadang kita disingkirkan oleh orang lain. Kadang kita dilupakan—ditinggalkan oleh orang lain, semua itu yang membuat kita merasa menderita.

Ternyata suka atau tidak suka, kita harus menerima bahwa penderitaan adalah kenyataan hidup. Namun kata Jalaludin Rumi dalam KitabNya ‘Fihi Ma Fihi’ “Derita akan menimpa setiap manusia, apapun pekerjaannya. Sebab ketika seseorang tidak menderita dan tidak merindukan sesuatu, niscaya ia tak aka pernah sampai kepada-Nya. Sesuatu tidak akan didapat dengan mudah tanpa adanya derita. Entah sesuatu itu berupa kesuksesan di dunia maupun di akherat.

Seandainya Maryam tak merasakan derita saat melahirkan, makai ia tak akan pernah sampai pada pohon yang penuh berkah,” Maka rasa sakit akan melahirkan anak memaksa ia (bersandar) pada pangkal pohon kurma, dia berkata: "Aduhai, alangkah baiknya aku mati sebelum ini, dan aku menjadi barang yang tidak berarti, lagi dilupakan".(QS, Maryam :23)

Rasa sakit itulah yang membuat Maryam berangkat menuju pohon yang penuh berkah. Pohon yang mulanya begitu kering itu pun berubah menjadi subur dan berbuah.

Raga kita bagaikan Maryam dan kita semua memiliki seorang Isa dalam diri kita. kalau kita merasakan sakit, maka Isa kita akan lahir. Namun jika rasa sakit tidak kita rasakan, maka Isa akan kembali ke asalnya melalui jalan rahasia yang sama yang dilaluinya, membiarkan diri kita hampa tanpa ada yang kita dapatkan darinya.”

Ada yang berpendapat bahwa tercapainya kebahagiaan disebabkan oleh adanya penderitaan. Dengan kata lain untuk bahagia harus mengalami penderitaan. Kata petuah Sunda, ”Mun hayang peurah kudu peurih”.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.