REFLEKSI | Nasihat itu Asupan Gizi yang Baik

ED
Jumat, 27 Mei 2022 | 07:30 WIB
Bagikan
REFLEKSI | Nasihat itu Asupan Gizi yang Baik

Apa yang Luqman nasihatkan pada putranya ?

Allah secara khusus menyebut nama Luqman dalam Al-Qur’an, ia manusia yang diabadikan namanya dalam kitab suci kita, Al Qur'an. Luqman adalah seorang saleh yang hidup se zaman dengan Nabi Daud as. Luqman digelari Al-Hakim karena Allah menganugerahinya hikmah, yaitu kemampuan untuk mendapatkan ilmu, memahami, dan mengamalkannya.

Al-Qur’an menggambarkan Luqman Al-Hakim sebagai seorang ayah yang bijaksana, lemah lembut, dan faham pada apa yang harus menjadi pegangan kuat untuk bekal putranya dalam menjalani hidup, sehingga dengan itu, putranya tak akan tergelincir pada kehidupan dunia.

Nasihat-nasihat beliau kepada anaknya diabadikan dalam QS. Luqman : 13-19. Secara umum, bagian ayat ini berisi tentang ajaran tauhid, syariat, etika dan estetika. Nasihat ini merupakan bentuk tindakan preventif Luqman al-Hakim terhadap anaknya agar tidak tersesat dari ajaran Allah. Berikut ini lima nasihat Luqman kepada anaknya:

1. Jauhi dan Jangan Menyekutukan Allah Jangan melakukan perbuatan syirik menyekutukan Allah Swt. karena syirik adalah dosa besar, yang tak terampuni. Nasihat ini secara implisit mengajarkan kepada putranya untuk senantiasa mengesakan Allah, kapan dan di mana saja ia berada. Kepada putranya, Luqman mengajarkan tauhid yang kokoh agar dapat mengarungi kehidupan di dunia.

Nasihat Luqman al-Hakim di atas Allah abadikan dalam Firman-Nya:

وَاِذْ قَالَ لُقْمٰنُ لِابْنِهٖ وَهُوَ يَعِظُهٗ يٰبُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللّٰهِ ۗاِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيْمٌ ١٣ Dan (ingatlah) ketika Lukman berkata kepada anaknya, ketika dia memberi pelajaran kepadanya,”Wahai anakku! Janganlah engkau mempersekutukan Allah, sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kezaliman yang besar.” (QS. Luqman : 13)

2. Harus Taat Pada Orang Tua. Nasihat berikutnya pada QS. Luqman : 15 Allah memberikan catatan atau rambu-rambu terkait ketaatan kepada kedua orang tua. Catatan tersebut mengindikasikan bahwa selama keduanya tidak memaksa untuk mengucapkan atau melakukan tindakan menyekutukan Allah, maka seorang anak harus menaati keduanya. Adapun orang tua yang beragama selain Islam, keduanya juga harus tetap dihormati sebagaimana mestinya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.