Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Peringati Hari Pramuka ke-65, KDS Perkuat Semangat Pengabdian Generasi Muda 25 Aug 2026 122 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Sukabumi 25 Aug 2026 12.517 Jiwa di Kota Sukabumi Terdampak Kesulitan Air Bersih 25 Aug 2026 5G-A Dukung Robot Humanoid Bertanding di Beijing 25 Aug 2026 BPBD Kota Sukabumi Catat Empat Kejadian Kebakaran Lahan Selama Agustus 25 Aug 2026 ECOVACS Bawa Robot Rumah Pintar ke Singapore Pop Toy Show 2026 25 Aug 2026 Konser Masih Jadi Primadona, Warga Hong Kong Makin Gemar Beli Tiket Mendadak 25 Aug 2026 VISI | Maulid Nabi: Peringatan atau Keteladanan? 25 Aug 2026 Bandung Great Sale 2026 Diserbu Pengunjung, Transaksi Terus Dihitung 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Peringati Hari Pramuka ke-65, KDS Perkuat Semangat Pengabdian Generasi Muda 25 Aug 2026 122 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Sukabumi 25 Aug 2026 12.517 Jiwa di Kota Sukabumi Terdampak Kesulitan Air Bersih 25 Aug 2026 5G-A Dukung Robot Humanoid Bertanding di Beijing 25 Aug 2026 BPBD Kota Sukabumi Catat Empat Kejadian Kebakaran Lahan Selama Agustus 25 Aug 2026 ECOVACS Bawa Robot Rumah Pintar ke Singapore Pop Toy Show 2026 25 Aug 2026 Konser Masih Jadi Primadona, Warga Hong Kong Makin Gemar Beli Tiket Mendadak 25 Aug 2026 VISI | Maulid Nabi: Peringatan atau Keteladanan? 25 Aug 2026 Bandung Great Sale 2026 Diserbu Pengunjung, Transaksi Terus Dihitung 25 Aug 2026

REFLEKSI | Menjemput Rupiah di Balik Gerimis

ED
Rabu, 24 Desember 2025 | 07:24 WIB
Bagikan
REFLEKSI | Menjemput Rupiah di Balik Gerimis

Hujan rintik ini adalah ujian ketangguhan. Orang gagal melihat hujan sebagai alasan untuk berhenti.

Orang sukses melihat hujan sebagai alasan untuk berteduh sebentar, pasang payung, lalu jalan terus.

​Rezeki itu seringkali dibungkus dengan "kertas kado" yang jelek: cuaca buruk, macet, penolakan, capek.

Kalau kita jijik sama bungkusnya (hujannya), kita nggak akan pernah dapat isinya (rezekinya).

2. Teori Kehidupan: Dikit-dikit tapi Basah. Hujan rintik ini mengajarkan filosofi Konsistensi.

Dia tidak perlu jadi badai yang menghancurkan untuk membasahi bumi. Dia cukup turun kecil-kecil, rintik-rintik, tapi terus-menerus. Hasilnya? Tanah menyerap air lebih dalam. Akar pohon minum lebih puas.

​Beda dengan "Hujan Badai" (Rezeki kaget/Kaya mendadak/Viral). Datangnya byurr, bikin banjir, merusak, lalu hilang tanpa bekas. Tanah malah longsor. ​Hidup kita juga begitu. Kita sering meremehkan langkah kecil (rintik).

"Ah, nabung ceban doang." "Ah, baca buku selembar doang." "Ah, jualan laku satu doang."

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.