REFLEKSI | Mengikis Kebodohan
Oleh Bambang Melga Suprayogi, M.Sn.
IBADAH merupakan bentuk dari penghambaan kita yang ditunjukan dengan mentaati kewajiban kita, menyembah sang pemilik diri, dengan segala kesadaran dan keyakinan yang ada pada kita dalam melakukannya.
Ibadah kita diawali dengan pengakuan, adanya kesadaran akal pikiran, serta keyakinan kita, bahwa apa yang kita lakukan itu merupakan bentuk dari kepercayaan kita atas adanya sang maha hidup, yang membuat kita memiliki pegangan keyakinan padaNya.
Ibadah tanpa kesadaran tak akan sampai. Ibadah tanpa keyakinan pun tak akan nyambung.
Dan ibadah itu sendiri, ibadah yang dilakukan oleh kita, adalah bentuk penghambaan yang sekaligus membangun kecerdasan dari kebodohan diri yang kita miliki, untuk sedikit demi sedikit kita hilangkan kebodohan pada diri kita itu.
Kebodohan apa yang ada dalam diri, sehingga bisa dikikis oleh ibadah yang kita lakukan ?
Kebodohan dari adanya rasa sombong yang bisa membuat kita celaka, karena kita tak sadar bahwa kesombongan itu merupakan kebodohan yang paling esensi, layaknya iblis yang termakan rasa sombongnya, yang akhirnya menunjukan kebodohannya hingga ia terusir dari surganya Allah.
Kebodohan dari rasa rendah diri yang dialami manusia, karena terbangun oleh perasaannya sendiri, dan rendah diri ini.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!