IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

REFLEKSI | Mengikis Kebodohan

ED
Senin, 31 Oktober 2022 | 06:02 WIB
Bagikan
REFLEKSI | Mengikis Kebodohan

Semua kebodohan itu, bisa dihilangkan oleh Allah dengan praktek ibadah yang menunjukan semua hamba, adalah sama dimata Allah, yakni setara.

Dan itu tergambar dalam gerakan gerakan ibadah kita, sehingga dititik nadir, semua manusia bersujud, tanpa ada yang bisa merasa paling hebat, kuat dan besar.

Ibadah dan kecerdasan itu saling berkaitan. Dengan ibadah yang dilandasi keimanan, maka kecerdasan kita terbangun.

Muncul dalam diri bentuk rasa pengagungan kita pada Allah, yang berefleksi pada kesadaran kita akhirnya mensyukuri diri, meyakini diri, dan terbangun lintasan bahwa kita mahluk unggul yang dihadirkan Tuhan sebagai pengisi dunia yang harus memberi arti.

Maka sampai situ saja manusia sudah menemukan kembali bibit-bibit keunggulannya, yang jika semakin digali, maka ia akan semakin terbentuk kesadaran ke unggulan dirinya.

Manusia yang sudah menemukan kesadaran dirinya, ia bagai Adam yang memiliki warisan kecerdasan langsung yang Allah berikan.

Maka jangan heran, ketika bibit unggul ini terpelihara dalam jiwanya, bibit itu akan terus tumbuh dan berkembang, dan kuncinya adalah bibit kesadaran itu, hanya akan ditemukan oleh manusia, dalam ritual ibadah yang kita perbuat.

Keyakinan kita pada Allah, akan membangun keyakinan pada diri.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.