REFLEKSI | Mengikis Kebodohan
keyakinan diri, hanya diberikan Allah pada mereka yang meyakini kemampuan dirinya sendiri, dan ibadah memberi nilai terbangunnya kesadaran diri, yang membangkitkan rasa percaya diri dari manusia sebagai hambaNya.
Iblis sangat senang membuat kita malas beribadah, memalingkan ibadah, atau membuat ibadah kita telat dan dilakukan diakhir waktu. itu semua adalah upaya dan strategi iblis agar kita lalai, tergesa-gesa, bahkan abai sampai berani meninggalkan ibadah wajib yang jadi keharusannya.
Jikapun dilakukan salat, atau ibadah kita diakhir waktu, maka konsentrasi ibadah kita terpecah, hilang, dan waktu kita membangun kecerdasan dari ibadah yang harusnya ada, akhirnya tak kita dapatkan.
Itulah cara hebat iblis menghambat terbangunnya kecerdasan pada manusia.
Sehingga ia terus membuat manusia dalam keadaan bodoh, dengan cara ditutupnya pintu semangat melakukan ibadah.
Bagi iblis, manusia yang bodoh, ia akan bebal, dan jadi tak tahu diri, bahkan akan sama sombongnya dengan si iblis itu sendiri. Maka bekerja keraslah iblis jika sudah mulai mendekat pada waktu-waktu ibadah kita sebagai umat Islam untuk ibadah salat.
Jangan kita terlena, bahwa waktu salat kita masih panjang ! Yang terbaik bagi kita dalam hal melakukan ibadah, adalah membangun kesadaran untuk khusu dalam melakukannya, sehingga dengan demikian, Allah kikis kebodohan pada diri kita, dan memberi bibit kecerdasan pada kita untuk mampu menghadapi tantangan zaman, yang sarat dengan godaan iblis musuh manusia.
Alhamdulillah.***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!