REFLEKSI | Mau Mendengar
Oleh Bambang Melga Suprayogi M.Sn
SURAT Al Mulk, ayat 23.
Katakanlah, “Dialah yang menciptakan kamu dan menjadikan pendengaran, penglihatan dan hati nurani bagi kamu. (Tetapi) sedikit sekali kamu bersyukur.”
Manusia adalah mahluk yang unik, dari awal penciptaannya, ia banyak diingatkan sang pencipta untuk mau mendengar.
Baca juga REFLEKSI | Merendahkan Diri REFLEKSI | Hidupkan Nurani REFLEKSI | “Manual Book” Tuhan UPDATE REFLEKSI | Kebaikan Itu KemenanganSeperti halnya nabi Adam di ajari Tuhannya segala sesuatu yang ia harus tahu, dan Adam mau mendengar kan itu, maka ketika Adam di hadapkan dengan Iblis dan Malaikat, hasil Adam mau mendengar, pengetahuannya lebih unggul dari dua mahluk lain yang tak bisa menjawab tantangan Tuhannya pada mereka.
Mau mendengar merupakan ciri manusia yang memiliki keutamaan diri, karena ia merasa masih banyak pengetahuan yang sesungguhnya harus ia cari.
Dan sebagai bukti bahwa ia masih kurang dalam hal pemahaman, ia akan belajar pada siapapun, dengan mendahulukan mau mendengar, yang akhirnya mendatangkan kefahaman dan mendatangkan keselamatan.
Malu bertanya akan sesat dijalan. Artinya apa? Mau mendengar. Mau menerima petunjuk. Mau di arahkan.
Maka pantas, ketika peristiwa Nabi Muhammad menerima mandat Allah untuk menjemput perintah sholat, ia sampai harus bolak balik menghadap Allah, setelah bertemu Musa di langit ke enam.
Dari petunjuk dan saran Musa, dimana Nabi mau mendengar pendapat Musa bahwa, perintah kewajiban sholat bagi umatnya harus meminta keringan kembali pada Allah, sebab itu terlalu memberatkan...!
Mendengar pengalaman Musa atas umatnya, Bani Israil, akhirnya Nabi Muhammad sampai harus bulak balik menghadap Robb Nya untuk meminta keringanan...sehingga akhirnya Allah memberi kemudahan bagi umat Nabi, hanya berkewajiban menjalankan sholat 5 waktu, dari sebelumnya 50 kali.
Artinya apa yang bisa kita sikapi dari peristiwa Nabi mau mendengar itu ?
1. Belajar dari orang lain atas pengetahuan atau pengalaman yang belum ia tahu. 2. Belajar menjadi kritis dari arahan orang lain yang lebih berpengalaman. 3. Belajar mendapatkan ilmu yang bermanfaat dari hanya sekedar mau mendengar. 4. Belajar memahami kesulitan yang akan ditimbulkan jika tak mau mendengar. 5. Belajar peka pada keadaan dari ia mau mendengar. 6. Belajar pintar menyikapi sesuatu setelahnya ia tahu, dari ia mau mendengar. 7. Menjadi pintar, menjadi cerdas. 8. Lebih bijaksana. 9. Lebih toleran. 10. Lebih banyak faham, banyak Ilmu, dan Allah naikan derajatnya.
Kita bisa saksikan betapa Musa banyak di beri pembelajaran oleh Allah, dari peristiwa ia bertemu Nabi Khidir, dan Khidir setuju memberikan ilmunya, dan mau di ikuti Musa dengan satu syarat, Musa jangan banyak bertanya.
Artinya apa? Berhadapan dengan orang yang pintar, berpengalaman, dan unggul ilmu atas diri kita, sebaiknya kita lebih banyak menyimak dan mau mendengarkannya.
Ketika kita banyak bertanya, seperti halnya Musa, maka syarat menjadi bijak gugur, karena kita banyak membantah, dan selalu banyak tanya. Dan itu yang dilakukan Musa terhadap Khidir, karena ia tak faham apa yang sesungguhnya Khidir lakukan.
Sahabat, mau mendengar itu jalan kita menjadi berilmu, jalan kita bisa meringkas perjalanan panjang menjadi pendek.
Mau mendengar itu adalah cara para orang orang mulia, menyimak banyak pengalaman, dan mendapatkan kefahaman.
Allah menginggatkan kita dalam kitabnya, banyak yang memiliki telingga, tapi mereka tak mau mendengar.
Dan ketika kita tak mau mendengar karena sudah merasa pintar, sesungguhnya itulah kiamat bagi kita...tertutup kita atas ilmu, buta kita pada menjadi faham.
Semoga Kita dijauhkan dari menjadi manusia yang tuli, dari manusia yang menjadi bebal, dari kebodohan yang datang dari tak mau mendengar.
Mari jadikan diri kita pintar Mari jadikan diri kita bijak. Dan untuk itu, maka gunakan telingga kita untuk banyak mendengar, dari pada banyak bicara untuk sesuatu yang tidak berguna.
Insyaallah kita dimampukan, dan kita bisa melakukannya....amin.
***
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!