Refleksi dan Perbaikan Diri: Menyambut Akhir Tahun/Tahun Baru dengan Taubat dan Doa
VISI.NEWS | BANDUNG - Sebagaimana diketahui bersama, dalam kalender Islam yang berbasis penanggalan qamariyah, setiap tahun terdiri dari 12 bulan. Salah satu hal yang membedakan kalender ini adalah adanya empat bulan yang dimuliakan, yaitu Dzulqa'dah, Dzulhijjah, dan Muharram yang berurutan, serta bulan Rajab yang terletak antara Jumadits Tsani dan Sya'ban (HR. al-Bukhari dan Muslim). Bulan Muharram menjadi bulan pertama dalam tahun baru Islam, sedangkan Dzulhijjah adalah bulan terakhir yang menandakan penghujung tahun.
Saat ini, umat Islam tengah memasuki akhir bulan Dzulhijjah, bulan yang menutup tahun ini. Seiring berlalunya 355 hari di tahun ini, banyak hal yang telah dilalui. Tentunya, dalam perjalanan hidup, tidak ada manusia yang lepas dari salah dan dosa. Oleh karena itu, bagi seorang mukmin, memperbanyak taubat dan memohon ampunan dari Allah adalah sebuah kewajiban. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an: “Mereka itu adalah orang-orang yang bertaubat, yang beribadah, yang memuji, yang melawat, yang ruku’, yang sujud, yang menyuruh berbuat ma’ruf dan mencegah berbuat munkar, dan yang memelihara hukum-hukum Allah. Dan gembirakanlah orang-orang mukmin itu.” (QS. Al-Taubah: 112)
Bertaubat adalah salah satu ciri orang mukmin yang sempurna. Dalam sebuah riwayat dari Anas bin Malik RA, disebutkan bahwa orang mukmin memiliki lima hari raya, dan salah satunya adalah hari yang dilalui tanpa tercatat dosa. Ini menjadi bukti bahwa taubat dan bersegera dalam kebaikan adalah ciri orang yang selalu menjaga kesucian diri. Allah berfirman: “Mereka membaca ayat-ayat Allah pada beberapa waktu di malam hari, sedang mereka juga bersujud (sembahyang). Mereka beriman kepada Allah dan hari penghabisan, mereka menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, serta bersegera kepada kebajikan; mereka itu adalah orang-orang yang saleh.” (Ali Imran:113-114)
Orang saleh adalah mereka yang menjaga kebaikan dan senantiasa meningkatkan amal ibadahnya. Pada akhir bulan Dzulhijjah, bulan penghujung tahun, umat Islam sering kali melaksanakan berbagai amalan seperti shalat, dzikir, puasa, dan doa, sebagai bentuk rasa syukur dan permohonan ampunan. Para ulama menekankan pentingnya doa dan dzikir pada momen ini untuk membersihkan dosa-dosa yang telah berlalu.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!