REFLEKSI | Berumah Tangga
Oleh Bambang Melga Suprayogi, M.Sn.
BERUMAH tangga adalah untuk membangun suatu jalan kemaslahatan bagi bersama, membangun jalan kebahagiaan, membangun ketentraman batin, dan menyempurnakan agama.
Manusia dipasangpasangkan oleh Allah untuk saling bisa mengisi satu sama lainnya, untuk bisa saling menyempurnakan kehidupannya, dan membangun puncak kebahagiaannya.
Berbahagialah mereka yang sudah diberi pasangan hidup, memiliki kehidupan baru dengan pasangannya, memiliki masa depan yang jelas untuk diperjuangkan bersama.
Ingat ketika hati kita dan pasangan kita dipersatukan oleh rasa cinta, oleh rasa rindu, oleh rasa ingin memiliki satu sama lainnya.
Hingga cinta yang telah ada, akhirnya berujung pada keyakinan bahwa ia adalah jodoh kita, yang Tuhan hadirkan, untuk bersama-sama dengan kita, mengarungi kehidupan bersama, dalam satu mahligai rumah tangga, hingga akhirnya kitapun akan memperjuangkan hidup, dan masa depan, untuk menjemput rezeki yang Allah siapkan bagi kita, dan akhirnya melahirkan generasi baru, penerus-penerus bagi kita.
Membangun rumah tangga tidak terlepas dari terbangunnya keyakinan kita atas pasangan kita masing-masing. Saling dukung, saling bantu, dan saling berbagi peran, akan membuat indah mahligai biduk rumah tangga yang kita bangun.
Salah paham, berbeda persepsi, ataupun kadang salah orientasi dalam mencapai suatu tujuan, pastinya ada dalam berumah tangga.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!