REFLEKSI | Berumah Tangga
Ditambah bumbu ujian saat berumah tangga sudah pasti hadir, dan itu, akan benar-benar menguji keutuhan rumah tangga kita.
Lantas, sebagai suatu pembuktian bahwa, apakah cinta kita yang saat dulu kita perjuangkan, bisa mampu kita pertahankan !
Apakah kita benar, bisa menjaga keutuhan rumah tangga kita.
Ada api cemburu yang dimainkan setan untuk ia mainkan. Ada sisipan membuka kecurigaan yang setan hembuskan. Ada kemarahan-kemarahan emosional yang menganggu kejiwaan kita, saat kita tak kontrol diri, dan tak bisa berpikir jernih.
Cemburu, kecurigaan, marah, tak kontrol diri, acuh, ingin balas dendam, dan akhirnya bahkan ada yang lari dari kenyataan hidup, hingga cerai dan berpisah, merupakan godaan-godaan yang sebenarnya bisa kita hindari dengan membangun kesadaran sejati, bahwa yang kita cari dalam berumah tangga adalah kebahagiaan.
Dan kebahagiaan itu lah tujuan kita berumah tangga.
Bahagia itu ada pada ketenangan, ketentraman, dan saling percaya.
Bahagia itu hadir pada kesederhanaan cara kita berpikir, dan berpikir kitapun jangan macam-macam.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!