IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

REFLEKSI | Berumah Tangga

ED
Minggu, 6 November 2022 | 08:29 WIB
Bagikan
REFLEKSI | Berumah Tangga

Menghormati keberadaan cinta, atas dasar rasa cinta yang ada pada keduanya, akan membuka pintu kesetiaan, keterbukaan, dan keutuhan, dalam menjaga biduk cinta yang tengah mengarungi samudra luas, tanpa bisa digoyahkan oleh gelombang laut setinggi apapun.

Semua ujian dalam berumah tangga yang kita hadapi, akan menjadi riak kecil yang tak akan berarti, jika kitanya pun tak mempermasalahkan riak kecil itu. Bahkan andai gelombang ganas menerjangpun, jika kitanya tenang, waspada dan penuh kehati-hatian menghadapinya, kapal akan tetap selamat bisa kita bawa sampai tujuan.

Tapi riak kecil akan jadi penyebab oleng dan tenggelamnya kapal kita, jika kita menghadapinya penuh ketakutan, penuh kepanikan, emosional, tak berpikir jernih, yang akhirnya, histerisnya kita malah membuat kenyamanan, dan kewaspadaan kita hilang.

Hidup berumah tangga yang kita jalani dalam menghadapi segala godaannya, semua akan kembali pada keduanya, pada cara kita penyelesaikan permasalahan dan cara kita menyikapinya. Dan untuk itu kita harus selalu berkompromi.

Berpikirlah bahwa kita sedang dalam perjalanan yang belum usai. Berpikirlah bahwa kapal kita belum sampai pelabuhannya.

Lalu, andai kita tak berpikir jernih, kita sikapi dengan emosional segala sesuatu cobaan itu, resikonya akan kita ambil sendiri. Penyesalan selalu akan datang kemudian, dan nasipun bisa jadi bubur.

Jika kita kalap, tak berpikir rasional, maka syaetan akan gembira menyambut sikap kita. Jika sudah demikian, maka kehancuran karena sikap tak rasional kita itulah yang akan menghancurkan cinta pada semuanya.

Jangan mempermalukan pasangan kita jika kita masih berharap padanya. Jangan merusak kehormatannya jika kita masih ingin bersamanya. Dan kalaupun takdir berkata lain, jodoh ternyata tak panjang, kehormatan setiap orang, termasuk pasangan yang pernah jadi pendamping kita, tetap harus selalu kita jaga. Dan jangan umbar kejelekannya menurutkan hawa nafsu kita yang dilandasi kebencian.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.