REFLEKSI | Berdo'alah yang Baik
Mari kita selalu beristigfar ! Berdo'alah dengan adab dan berdo'a untuk hal yang baik.
Jangan sampai do'a kita menghinakan Allah secara tidak langsung. Menyuruh Allah membuat kerusakan ! Menyuruh Allah menghadirkan kebengisan.
Apakah ini pantas ?
Maka untuk doa semacam ini, dalam peristiwa beberapa waktu lalu, Allah langsung jawab, do'a yang buruk malah akan mengena kepada diri kita sendiri. Takutlah kita pada hal tersebut ! Jangan sampai do'a yang buruk malah menjadi senjata makan tuan. Azab Allah datang seperti permintaan do'anya.
Mari kita kembali pada adab dalam mengawali do'a !
Berdo'alah dengan bersungguh-sungguh, awali dengan memuji Allah SWT.
Dari Fadhalah bin ‘Ubad Radhiyallahu anhu, ia berkata; "Ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam keadaan duduk-duduk, masuklah seorang laki-laki. Orang itu kemudian melaksanakan salat dan berdoa: 'Ya Allah, ampunilah (dosaku) dan berikanlah rahmat-Mu kepadaku.'
Maka, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, 'Engkau telah tergesa-gesa, wahai orang yang tengah berdoa. Apabila engkau telah selesai melaksanakan sholat lalu engkau duduk berdoa, maka (terlebih dahulu) pujilah Allah dengan puji-pujian yang layak bagi-Nya dan bersholawatlah kepadaku, kemudian berdoalah.' Kemudian datang orang lain, setelah melakukan salat dia berdoa dengan terlebih dahulu mengucapkan puji-pujian dan bersholawat kepada Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepadanya, ‘Wahai orang yang tengah berdoa, berdoalah kepada Allah niscaya Allah akan mengabulkan doamu.'" (HR. at-Tirmidzi dan Abu Dawud)
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!