REFLEKSI | Berdo'alah yang Baik
Apakah doa dengan intonasi meninggi baik untuk Allah dengarkan ! Atau kita merasa percaya diri dengan hal konyol seperti itu...Allah mau mengijabahi do'a kita !
Fenomena para mubaligh dalam berdoa yang tak mengikuti kaidah adab seperti yang di ajarkan Nabi, sahabat, tabiin, dan para imam-imam besar kita dari berbagai mazhab, pastinya sangat menohok kesadaran kita, betapa dalam hal adab mumulai berdoa, mereka sampai lupa...!
kita sebagai umat, harus belajar dan memperhatikan secara cermat adab berdoa, tentunya harus mengikuti anjuran, dan kaidah yang benar.
Jangan tiru cara berdo'a para ulama, mubaligh, jika adab dalam berdo'a nya tidak dipakai.
Apalagi jika dalam berdo'anya, ia mengutuki orang lain, mengutuki penguasa, meminta Allah menghancurkan orang yang di do'akannya...
Belajarlah dari banyak kejadian, doa yang buruk malah mengena pada si pendo'anya.
Berapa banyak mereka yang berdo'a agar pemimpin kita binasa, malah Allah binasakan mereka terlebih dahulu. Coba kita berpikir, ada apa Allah malah mencabut hidup mereka ? Padahal mereka paranormal sakti yang orang tahu ia memiliki mata batin yang bisa melihat masa depan. Yang terjadi, malah masa depan si paranormal itu di cabut, dan Allah tuntaskan karier keparanormalan mereka, tak lama dari mereka mendo'a kan keburukan buat orang lain.
Begitu pun dengan do'a dari sosok ulama terkenal, yang mendoakan buruk pada penguasa, yang terjadi, malah do'anya menimpa dirinya sendiri, innalilahi wa inaillaihi rojiun.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!