Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026

Ranny Fahd Beberkan Tiga Poin Atasi Maraknya Produk Ilegal Masuk dari Luar Negeri

Desi Rossilawati
Kamis, 15 Mei 2025 | 15:55 WIB
Bagikan
Ranny Fahd Beberkan Tiga Poin Atasi Maraknya Produk Ilegal Masuk dari Luar Negeri
VISI.NEWS | JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI Ranny Fahd memberikan apresiasi kepada BPOM yang sudah melakukan banyak perbaikan di tengah banyak permasalahan yang dihadapi. Pasalnya, sampai saat ini masih banyak produk ilegal yang beredar secara daring seperti masuknya produk makanan, obat-obatan hingga kosmetik dari luar negeri. Untuk itu, Ranny membeberkan tiga poin penting yang perlu dilakukan BPOM untuk mengatasi permasalahan masuknya barang barang ilegal dari luar negeri. "Ini diperlukan peningkatan kerjasama lintas sektor, penguatan regulasi, dan peningkatan kapasitas laboratorium. Hal itu menjadi kunci menghadapi permasalahan tersebut," kata Ranny dalam RDP Komisi IX DPR RI bersama BPOM, Kamis (15/5/2025). Selain itu, Legislator Jabar Dapil VI tersebut juga menyatakan bila BPOM juga perlu menggunakan langkah hukum bila ada produsen pengolahan makanan yang terbukti menyembunyikan kandungan haram dan ilegal. Ranny juga mempertanyakan sinkronisasi yang dilakukan oleh BPOM dengan MUI dan Kemenag dalam mengatasi permasalahan tersebut. "Proses hukum apa saja yang dilakukan BPOM terhadap produsen pengolahan pangan yang terbukti menyembunyikan kandungan babi dalam produknya terus gimana sinkronisasi antara BPOM, MUI dan Kemenag dalam penegakan hukum terhadap pelanggaran label halal produk olahan," ujarnya. Politisi Muda Partai Golkar tersebut juga meminta BPOM untuk terus memperketat pengawasan terhadap produk ilegal terutama obat-obatan ilegal dan kosmetik ilegal yang beredar secara daring. "Terus upaya BPOM dalam memperketat pengawasan terhadap obat ilegal dan kosmetik ilegal yang beredar secara daring harus terus ditingkatkan supaya bisa terlihat efektifitasnya seperti apa," tutupnya. @givary

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.