Netty Dorong RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Beri Kepastian bagi Pekerja dan Pengusaha 18 Sep 2026 Mengapa Sup Ayam Cocok Dikonsumsi Saat Sedang Sakit? 18 Sep 2026 Multivitamin Harian Berpotensi Bantu Jaga Fungsi Tubuh Saat Menua 18 Sep 2026 KIP Kuliah 2026 Cair Kapan? Simak 6 Tahap Pencairannya 18 Sep 2026 Prediksi Susunan Pemain Persib vs Persijap, Julio Cesar Kembali 18 Sep 2026 Sambut Hari Sumpah Pemuda, Bupati Bandung Dukung Renovasi Gedung KNPI Setelah Seperempat Abad 18 Sep 2026 Purbaya Muncul di Survei Nasional, Berpeluang Masuk Pilgub Jabar 2029? 18 Sep 2026 Link Live Streaming Arema FC vs Persik Kediri di Super League 2026 18 Sep 2026 Legenda Siti Samboja Hidup Kembali di Panggung Teater 18 Sep 2026 Nusron Wahid Bantah Isu Mundur dari Jabatan Menteri ATR/BPN 18 Sep 2026 Netty Dorong RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Beri Kepastian bagi Pekerja dan Pengusaha 18 Sep 2026 Mengapa Sup Ayam Cocok Dikonsumsi Saat Sedang Sakit? 18 Sep 2026 Multivitamin Harian Berpotensi Bantu Jaga Fungsi Tubuh Saat Menua 18 Sep 2026 KIP Kuliah 2026 Cair Kapan? Simak 6 Tahap Pencairannya 18 Sep 2026 Prediksi Susunan Pemain Persib vs Persijap, Julio Cesar Kembali 18 Sep 2026 Sambut Hari Sumpah Pemuda, Bupati Bandung Dukung Renovasi Gedung KNPI Setelah Seperempat Abad 18 Sep 2026 Purbaya Muncul di Survei Nasional, Berpeluang Masuk Pilgub Jabar 2029? 18 Sep 2026 Link Live Streaming Arema FC vs Persik Kediri di Super League 2026 18 Sep 2026 Legenda Siti Samboja Hidup Kembali di Panggung Teater 18 Sep 2026 Nusron Wahid Bantah Isu Mundur dari Jabatan Menteri ATR/BPN 18 Sep 2026

Purbaya Muncul di Survei Nasional, Berpeluang Masuk Pilgub Jabar 2029?

Desi Rossilawati
Jumat, 18 September 2026 | 14:42 WIB
Bagikan
Purbaya Muncul di Survei Nasional, Berpeluang Masuk Pilgub Jabar 2029?

Purbaya Yudhi Sadewa./visi.news/bloomberg.

Ia mengakui kompetensi tetap penting. Namun, kompetensi tersebut perlu dibarengi dengan kemampuan seorang tokoh menunjukkan karya atau aktivitas yang dapat dirasakan dan dilihat masyarakat.

"Kompetensinya ya oke mungkin nomor dua nomor tiga, tapi bahwa itu sangat penting ya. Sangat penting, tapi seperti KDM juga di samping mempopulerkan diri melalui konten-konten yang dibangun, tapi dia juga menunjukkan ya paling tidak ada karya-karya atau pekerjaan-pekerjaan yang bisa dilihatnya," ujarnya.

Dari sisi popularitas, Pius menilai Purbaya masih membutuhkan waktu untuk membangun pengenalan publik yang lebih kuat.

"Ya saya pikir tidak belum terlalu signifikan ya untuk popularitas, apalagi yang bisa memberikan dampak langsung nanti pada elektabilitas ya. Itu saya pikir, menurut saya itu dia belum memberikan sebuah dampak yang signifikan khususnya bagi masyarakat kan kira-kira begitu," katanya.

Menurut Pius, peluang tokoh nasional masuk dalam kontestasi Pilgub Jabar tetap terbuka. Hal itu tidak hanya bergantung pada keputusan pribadi tokoh, tetapi juga pada pemetaan dan kepentingan partai politik.

"Ya sangat sangat mungkin ya. Sangat mungkin ketika partai politik untuk saat ini kan pasti kan sudah mulai memetakan ya. Kemudian tokoh-tokoh dari Jakarta, tokoh-tokoh nasional kira-kira siapa yang akan apa bermain, berkompetisi di Jawa Barat khususnya ya. Itu sangat dimungkinkan menurut saya sih," kata Pius.

Menurutnya, partai politik akan mempertimbangkan sejauh mana seorang tokoh dapat diterima dan memiliki daya jual politik sebelum menentukan kandidat yang akan diusung.

"Tergantung nanti kan itu kan kayak main catur saja siapa yang kira-kira mulai diintroduksikan ke warga ya. Apakah Purbaya atau yang lain karena ya itu tadi itu, popularitas dan dampak ya," ujarnya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.