Purbaya Muncul di Survei Nasional, Berpeluang Masuk Pilgub Jabar 2029?
Purbaya Yudhi Sadewa./visi.news/bloomberg.
Dalam survei tersebut, Prabowo Subianto memperoleh 32,2 persen, Dedi Mulyadi 19,8 persen, Anies Baswedan 19,5 persen, Ganjar Pranowo 4,5 persen, Sherly Tjoanda 3,5 persen, AHY 2,3 persen, Joko Widodo dan Gibran Rakabuming Raka masing-masing 2 persen, serta Mahfud MD 1,8 persen.
Dua survei tersebut merupakan pengukuran politik nasional sehingga angka 1,1 persen dan 1,3 persen milik Purbaya tidak dapat dibaca sebagai elektabilitasnya dalam Pilgub Jabar 2029.
Namun, kemunculan namanya dalam dua survei nasional membuat Purbaya ikut tercatat dalam pengukuran publik terhadap sejumlah tokoh nasional.
Purbaya juga memiliki keterkaitan dengan Jawa Barat. Ia lahir di Kota Bogor pada 7 Juli 1964 dan memiliki latar belakang pendidikan dari Institut Teknologi Bandung sebelum melanjutkan pendidikan ekonomi di Purdue University, Amerika Serikat.
Sebelum masuk ke jajaran kabinet, Purbaya memiliki pengalaman panjang di bidang ekonomi dan pemerintahan. Ia pernah memimpin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada 2020-2025 serta mengisi sejumlah posisi di pemerintahan dan lembaga ekonomi.
Pengamat politik Universitas Parahyangan (Unpar), Pius Sugeng Prasetyo, mengatakan tantangan bagi siapa pun yang hendak menjadi pesaing Dedi Mulyadi di Jawa Barat bukan semata-mata soal kompetensi.
Menurut Pius, popularitas dan kemampuan menunjukkan kerja nyata kepada masyarakat juga menjadi faktor yang diperhitungkan.
"Saya belum menyebut orangnya ya karena agak susah ya, artinya ketika membandingkannya itu dengan KDM ya. Bahwa KDM itu mempunyai karakter, dia langsung turun ya istilahnya itu ya blusukan kalau di zaman Jokowi dulu. Kemudian juga dia memang bekerja riil, artinya dia melakukan hal-hal yang bisa dilihat oleh warga masyarakat ya," kata Pius, Jumat (18/9/2026).
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!