Puasa Sunah Lengkap di Januari 2026, Ini Keutamaannya
Hari Senin memiliki keistimewaan tambahan karena merupakan hari kelahiran Rasulullah SAW sekaligus hari pertama turunnya wahyu. Ketika ditanya mengenai alasan berpuasa pada hari Senin, Nabi SAW menjelaskan bahwa hari tersebut adalah hari kelahirannya dan hari beliau menerima wahyu. Keutamaan inilah yang menjadikan puasa Senin memiliki nilai historis dan spiritual yang sangat kuat.
Selain puasa Senin-Kamis, umat Islam juga dianjurkan melaksanakan puasa Ayyamul Bidh, yaitu puasa pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah. Ayyamul Bidh berarti hari-hari cerah, karena malamnya disinari cahaya bulan purnama. Pada Januari 2026, puasa Ayyamul Bidh dapat dilaksanakan pada Sabtu hingga Senin, 3–5 Januari 2026, yang bertepatan dengan pertengahan bulan Rajab. Puasa Ayyamul Bidh memiliki keutamaan luar biasa. Dalam hadis riwayat an-Nasa’i, Ibnu Abbas RA menyatakan bahwa Rasulullah SAW sering berpuasa pada hari-hari tersebut, baik ketika bermukim maupun dalam perjalanan. Bahkan, dalam hadis lain yang diriwayatkan Ibnu Majah dan Tirmidzi, disebutkan bahwa puasa tiga hari setiap bulan setara dengan puasa sepanjang tahun, karena satu hari puasa bernilai sepuluh hari pahala di sisi Allah SWT.
Puasa Rajab juga menjadi amalan sunnah yang dianjurkan karena Rajab termasuk dalam empat bulan haram (asyhurul hurum) yang dimuliakan Allah SWT. Dalam berbagai literatur klasik, seperti Ihya’ Ulumiddin karya Imam al-Ghazali, disebutkan bahwa satu hari puasa di bulan haram setara dengan puasa 30 hari di bulan lainnya. Puasa Rajab pada Januari 2026 masih dapat dilaksanakan hingga Senin, 19 Januari 2026, karena keesokan harinya diperkirakan telah memasuki bulan Sya’ban 1447 H.
Memasuki akhir Januari, umat Islam juga dianjurkan melaksanakan puasa Sya’ban. Dalam hadis riwayat Sayyidah Aisyah RA dijelaskan bahwa Rasulullah SAW sering memperbanyak puasa di bulan Sya’ban, bahkan lebih banyak dibanding bulan-bulan lainnya selain Ramadan. Namun para ulama menegaskan bahwa puasa Sya’ban tidak boleh dimulai setelah tanggal 15, kecuali bagi mereka yang memiliki kebiasaan puasa rutin. Oleh karena itu, puasa Sya’ban pada Januari 2026 dapat dimulai sejak Selasa, 20 Januari 2026.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!