Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026

Psikolog: Depresi Tak Bisa Dianggap Remeh

Desi Rossilawati
Senin, 2 Juni 2025 | 00:00 WIB
Bagikan
Psikolog: Depresi Tak Bisa Dianggap Remeh
VISI.NEWS | BANDUNG - Masih banyak orang yang keliru memahami depresi sebagai bentuk kemalasan atau kurang semangat hidup. Padahal, menurut Psikolog Ratih Zulhaqqi, depresi merupakan gangguan kesehatan mental yang serius dan membutuhkan penanganan profesional. “Orang depresi dalam kondisi relapse bisa sangat sulit untuk membuka mata, apalagi berinteraksi atau melakukan aktivitas,” jelas Ratih. Ia menegaskan bahwa gejala depresi tidak bisa disamakan dengan rasa sedih biasa. Beberapa tanda yang kerap muncul di antaranya adalah keinginan untuk tidur terus-menerus, menghindari interaksi sosial, dan kelelahan yang tak kunjung hilang meski sudah beristirahat. "Low energi (rendah energi) ini secara emosional, dan benar-benar rendah, yang membuat mereka tidak mampu melakukan hal sekecil apapun, bahkan mengangkat tubuh untuk duduk saja seakan sangat terasa sulit, dan memang mereka harus dibantu profesional," ujarnya. Ratih menyebutkan, terapi seperti Cognitive Behavioral Therapy (CBT) bisa membantu pasien mengubah pola pikir negatif dan membangun mekanisme pertahanan diri yang lebih sehat, seperti regulasi emosi dan persepsi yang lebih realistis. Namun, ia menyayangkan masih kuatnya stigma di masyarakat terhadap masalah kesehatan mental. "Hal lain yang akhirnya membuat orang depresi dan pengidap masalah mental lainnya urung niat meminta pertolongan ke profesional adalah stigma negatif sosial, mereka akan dianggap gila, atau kurang iman," tegasnya. Ratih mengajak masyarakat untuk lebih bijak dan empatik dalam menyikapi masalah kesehatan mental. Dukungan dan pemahaman yang baik bisa menciptakan ruang aman bagi para penderita untuk pulih tanpa rasa takut akan stigma. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.