Program Makan Siang Gratis Dinilai Rumit, PKS Berikan Masukan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran

ED
Sabtu, 20 Juli 2024 | 16:30 WIB
Bagikan
Program Makan Siang Gratis Dinilai Rumit, PKS Berikan Masukan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran

VISI.NEWS | JAKARTA - Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera, menyampaikan pandangan kritisnya terkait Program Makan Siang Gratis yang diusulkan oleh Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. Dalam sebuah wawancara dengan jurnalis Kompas TV, Cindy dan Arief, pada Sabtu (20/7/2024), Mardani mengungkapkan berbagai tantangan yang mungkin dihadapi dalam pelaksanaan program tersebut.

Mardani menilai program ini rumit untuk dijalankan karena keterbatasan waktu yang signifikan. "Makan gratis rumit. Waktunya sangat terbatas, kalau lebih lambat disampaikan bisa basi atau misalnya anak-anak sudah terlalu lapar," ujarnya. Selain itu, ia juga menyoroti perbedaan kondisi geografis antara daerah pesisir dan pegunungan yang akan mempengaruhi distribusi makanan, serta beragam selera anak-anak yang harus diperhatikan. Tantangan lainnya adalah bagaimana menilai efektivitas program setelah makan siang gratis tersebut dilaksanakan.

Meskipun demikian, Mardani mengakui bahwa program ini merupakan bagian dari visi pemerintahan Prabowo-Gibran. Oleh karena itu, ia memberikan saran agar pelaksanaannya dilakukan dengan hati-hati dan melibatkan akademisi untuk penelitian yang mendalam. "Usul kami betul-betul lakukan dengan pola pilot project. Libatkan akademisi dan research yang kuat," tambahnya.

Selain itu, Mardani juga mengingatkan agar pemerintah tidak terburu-buru dalam menjalankan program ini, seperti yang terjadi pada proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN). "Alon-alon asal klakon, ojo kesusu," katanya, mengutip pepatah Jawa yang berarti lebih baik berjalan perlahan tetapi pasti.

Dalam kesempatan tersebut, Mardani juga menjelaskan alasan mengapa PKS tidak mengusung program makan siang gratis saat mendukung pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar pada pilpres sebelumnya. Menurutnya, PKS lebih fokus pada program pendidikan yang mencakup beasiswa dan bantuan penuh pendidikan bagi seluruh rakyat Indonesia, serta peningkatan gaji guru. "PKS dukung Anies Baswedan waktu pilpres yang fokus ke pendidikan, beasiwa, dan bantuan penuh pendidikan bagi seluruh rakyat Indonesia, karena itu mencerdaskan kehidupan bangsa termasuk meningkatkan gaji guru," pungkasnya.

Dengan berbagai pandangan dan saran yang konstruktif, Mardani berharap program makan siang gratis ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang maksimal bagi anak-anak Indonesia. @maulana

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.