Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Green Canyon Pangandaran Diproyeksikan Jadi Destinasi Dunia 26 Aug 2026 Rekening AMPB Diblokir, Firnando: Pentingnya Klarifikasi Menyeluruh Pihak Terkait 26 Aug 2026 Masuk Desil 9 dan 10, Benarkah Tak Bisa Beli Pertalite? 26 Aug 2026 Jersey Baru Persib Diserbu Bobotoh, Pesanan Tembus 2.000 26 Aug 2026 Korban Tewas TPA Runtuh di Guinea Bertambah Jadi 34 26 Aug 2026

Pramugari Ungkap Arti Tersembunyi di Balik Sapaan pada Penumpang

Desi Rossilawati
Minggu, 29 Juni 2025 | 13:00 WIB
Bagikan
Pramugari Ungkap Arti Tersembunyi di Balik Sapaan pada Penumpang
VISI.NEWS | BANDUNG - Seorang pramugari bernama Kat yang berbasis di Dallas, Texas, mengungkapkan bahwa sapaan 'halo' yang diberikan kru kabin kepada penumpang saat naik pesawat ternyata memiliki tujuan lebih dari sekadar keramahan. Menurut Kat, sapaan tersebut adalah cara kru kabin menilai penumpang sejak awal. "Saat Anda naik ke pesawat dan kami menyapa Anda, kami sebenarnya sedang mengamati Anda untuk melihat apakah Anda akan menjadi masalah. Kami memperhatikan apakah Anda terlalu mabuk, apakah Anda terlihat sakit, atau apakah Anda mungkin akan menyebabkan keributan," ujar Kat seperti dikutip dari Mirror. Selain itu, sapaan tersebut juga dimanfaatkan untuk mengidentifikasi penumpang yang mungkin dapat membantu dalam keadaan darurat, misalnya seseorang yang terlihat kuat atau sigap. Kat menambahkan, sapaan itu juga menjadi salah satu metode mendeteksi kasus perdagangan manusia. Kru kabin dilatih untuk mengenali penumpang yang tampak tidak nyaman atau enggan menjawab sapaan, yang bisa menjadi indikasi adanya masalah. "Meskipun tidak semua pramugari menggunakan sapaan ini dengan cara yang sama, ini adalah praktik umum di antara kru kabin untuk memastikan penerbangan berjalan lebih aman dan lancar," jelasnya. Dengan demikian, saat mendengar sapaan ramah dari pramugari, ketahuilah bahwa mereka sebenarnya tengah menilai situasi untuk menjaga keamanan seluruh penumpang selama perjalanan. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.