1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Peringati Hari Pramuka ke-65, KDS Perkuat Semangat Pengabdian Generasi Muda 25 Aug 2026 122 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Sukabumi 25 Aug 2026 1.356 Knalpot Brong Hasil Razia di Majalengka Bakal Disulap Jadi Monumen Maung 25 Aug 2026 Polri Salurkan Logistik dan Oksigen untuk Penanganan Karhutla 25 Aug 2026 Chelsea Menang 3-2 atas Fulham dalam Drama Lima Gol 25 Aug 2026 Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah 25 Aug 2026 Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan akibat Karhutla Berulang di Kalimantan 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Peringati Hari Pramuka ke-65, KDS Perkuat Semangat Pengabdian Generasi Muda 25 Aug 2026 122 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Sukabumi 25 Aug 2026

Prabowo Singgung Politikus ‘Girang’ Saat Bencana, Hasto Tegaskan PDIP Pilih Jalur Kemanusiaan dan Politik Ekologi

ED
Sabtu, 14 Februari 2026 | 11:03 WIB
Bagikan
Prabowo Singgung Politikus ‘Girang’ Saat Bencana, Hasto Tegaskan PDIP Pilih Jalur Kemanusiaan dan Politik Ekologi

“Sebaiknya mari kita merangkul semuanya agar fokus membantu rakyat. Korban bencana sampai sekarang belum sepenuhnya pulih. Infrastruktur dan fasilitas publiknya pun masih membutuhkan penanganan,” ujarnya.

Lebih jauh, Hasto menilai bencana harus dimaknai sebagai peringatan keras atas kerusakan ekologis dan dampak pemanasan global. Ia menekankan pentingnya evaluasi kebijakan tata ruang, pengelolaan lingkungan, serta penguatan sistem peringatan dini.

“Apakah kita senang menghadapi bencana? Tentu saja tidak. Persoalan bencana ini merupakan suatu teguran bagi kita semua yang telah membiarkan bumi kita menderita melalui kebijakan-kebijakan yang salah di masa lalu,” ungkapnya.

Dalam konteks itu, Hasto menyebut PDIP melalui Rakernas konsisten mengusung agenda Politik Ekologi dan gerakan “Merawat Pertiwi” sebagai upaya menjaga hutan, sungai, serta disiplin tata ruang. Ia juga mendorong pemerintah menguasai teknologi prediksi bencana agar mitigasi berjalan lebih cepat dan terkoordinasi sehingga korban jiwa dapat diminimalisir.

Di tengah dinamika pernyataan politik tersebut, Hasto berharap pemerintah membuka ruang kolaborasi bagi siapa pun yang memiliki niat baik membantu rakyat.

“Pemerintah tentu diharapkan merangkul siapa pun yang punya niat baik untuk bersama-sama bergotong royong membantu rakyat di wilayah tersebut. Itu harapan kami,” kata dia.

Pernyataan Presiden dan respons PDIP memperlihatkan dua penekanan yang berbeda: satu sisi menyoroti potensi politisasi bencana, sementara sisi lain menekankan pentingnya solidaritas, pemulihan ekologis, dan penguatan mitigasi sebagai agenda bersama bangsa. @kanaya

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.