Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026

Prabowo Resmikan Produksi Minyak Natuna, Tambah 20.000 Barrel per Hari

Desi Rossilawati
Jumat, 16 Mei 2025 | 17:00 WIB
Bagikan
Prabowo Resmikan Produksi Minyak Natuna, Tambah 20.000 Barrel per Hari
VISI.NEWS | JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto meresmikan produksi perdana Lapangan Minyak Forel dan Terubuk di Natuna, Kepulauan Riau, melalui konferensi video dari Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (16/5/2025). Proyek yang digarap oleh Medco Energi ini diproyeksikan menyumbang tambahan produksi sebesar 20.000 barrel minyak per hari dan 60 juta standar kaki kubik gas per hari (mmscfd). Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan, seluruh fasilitas dalam proyek ini dikerjakan oleh tenaga dan industri dalam negeri. “Seluruh fasilitas dalam rangka pelaksanaan kegiatan investasi ini dilakukan oleh anak bangsa. Hampir seluruh komponen TKDN atau 100 persen TKDN itu berasal dari dalam negeri,” ujarnya. Total investasi yang digelontorkan untuk pengembangan dua lapangan ini mencapai hampir Rp 10 triliun dan menyerap sekitar 2.300 tenaga kerja selama fase konstruksi. Lapangan Forel sendiri telah mulai berproduksi sejak 12 Mei 2025, sementara Lapangan Terubuk akan menyusul pada Oktober mendatang. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut proyek ini sebagai bagian dari strategi peningkatan lifting minyak nasional, yang saat ini masih berada di angka 580.000 barrel per hari. Pemerintah menargetkan peningkatan menjadi 900.000 barrel pada 2029, sesuai arahan Presiden Prabowo. "Besok ini penambahannya sekitar 20.000 barrel. Kita juga sedang mengoptimalkan beberapa sumur lainnya. Untuk mencapai target lifting, dibutuhkan kerja yang fokus dan total," kata Bahlil. Jika asumsi harga minyak mentah dunia berada di level 80 dolar AS per barrel, tambahan 20.000 barrel per hari dari Natuna berpotensi menyumbang sekitar 1,32 juta dolar AS atau Rp 21,8 miliar per hari bagi pendapatan negara. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.