BMKG: Cuaca Bandung Hari Ini Didominasi Berawan, Suhu Berkisar 16-28 Derajat Celsius 12 Jul 2026 Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026 Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Kejagung 11 Jul 2026 Conor McGregor Kembali Hadapi Max Holloway di UFC 329 11 Jul 2026 BMKG: Cuaca Bandung Hari Ini Didominasi Berawan, Suhu Berkisar 16-28 Derajat Celsius 12 Jul 2026 Akademi Persib Bandung Lolos Final Hydroplus Soccer League U18 11 Jul 2026 Ole Romeny Tinggalkan Oxford United Gabung Fortuna Sittard 11 Jul 2026 Saat Presiden RI Pilih Tunda Proyek Strategis Demi Selamatkan Stabilitas Ekonomi 11 Jul 2026 Daftar Harga Tiket Konser ENHYPEN di JIS 2027 11 Jul 2026 Profil Tan Kian Konglomerat Properti yang Disorot Kasus Asabri 11 Jul 2026 Arus Kendaraan Menuju Sukabumi Meningkat di Momen Akhir Libur Sekolah 11 Jul 2026 Polisi Periksa 15 Saksi Usai Geledah 12 Lokasi, Termasuk Tan Kian 11 Jul 2026 Profil Rudi Margono yang Ditunjuk Jadi Plt Jampidsus Kejagung 11 Jul 2026 Conor McGregor Kembali Hadapi Max Holloway di UFC 329 11 Jul 2026

Prabowo: Pejabat Dekat Presiden Tetap Harus Diperiksa BPKP

ED
Sabtu, 16 Mei 2026 | 11:08 WIB
Bagikan
Prabowo: Pejabat Dekat Presiden Tetap Harus Diperiksa BPKP

visi.news/

VISI NEWS | KAB. BANDUNG - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pejabat negara yang diduga melakukan penyelewengan tetap harus diperiksa meskipun memiliki kedekatan dengan dirinya. Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menghadiri kegiatan di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu(16/5/2026)

Dalam pidatonya, Prabowo mengungkapkan adanya laporan dari Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terkait sejumlah pejabat yang diduga terlibat penyimpangan.

"Kepala BPKP datang ke saya agak gemetar, heran saya, kenapa? Stres dia Pak, karena yang dia laporkan, diketahui lah bahwa itu beberapa orang itu dekat sama saya. Jadi dia minta petunjuk apa boleh diteruskan nggak pemeriksaan? Karena dia tahu ini dekat sama Presiden," kata Prabowo.

Prabowo menegaskan bahwa kedekatan pribadi maupun politik tidak boleh menjadi alasan untuk menghentikan proses pemeriksaan.

"Dia lihat saya, masalahnya apa? Bagaimana Pak, petunjuk. Teruskan pemeriksaan, tidak ada, nggak ada, mau orang Prabowo, bukan orang Prabowo, dekat sama saya, ya, nggak ada urusan. Kalau ada indikasi, terus periksa," tegasnya.

Presiden mengaku prihatin karena hingga kini masih menerima laporan mengenai pejabat yang menyalahgunakan jabatan setelah diberikan kepercayaan menduduki posisi strategis di pemerintahan.

Menurutnya, pejabat yang telah diberi amanah seharusnya menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan kehati-hatian, bukan justru memanfaatkan kewenangan untuk kepentingan pribadi.

Prabowo juga menyoroti perkembangan teknologi digital yang dinilai membuat berbagai bentuk penyimpangan semakin mudah terdeteksi. Ia mengatakan era digital saat ini membuat jejak transaksi maupun aktivitas pejabat dapat lebih mudah diketahui publik maupun aparat penegak hukum.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.