Pemkab Jember Gratiskan Pengobatan Korban Dugaan Keracunan MBG 16 Jul 2026 Puluhan Siswa Alami Gangguan Pencernaan, SPPG Karangsono Dihentikan Sementara 16 Jul 2026 ATR/BPN Pastikan Pendaftaran Tanah Ulayat Perkuat Perlindungan Hak Masyarakat Adat 16 Jul 2026 Reses di Kencong, Indi Naidha Prioritaskan Penguatan Kesejahteraan Sosial Warga 16 Jul 2026 Habib Syarief: Anggaran Riset Harus Diperkuat agar Kampus Indonesia Tembus 100 Besar Dunia 16 Jul 2026 Syarat Dapat Tiket Gratis Ancol saat Hari Anak Nasional 16 Jul 2026 Kemnaker Perbarui Pelatihan Pejabat Fungsional Berbasis Kompetensi 16 Jul 2026 Indonesia Masuk Negara dengan Kebebasan Akademik Terendah 16 Jul 2026 Indonesia–India Bahas Strategi Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja di Era Digital 16 Jul 2026 Perjuangkan Aspirasi Rakyat Bengkulu, Erna Desak Pemerintah Benahi Pelabuhan Pulau Bai 16 Jul 2026 Pemkab Jember Gratiskan Pengobatan Korban Dugaan Keracunan MBG 16 Jul 2026 Puluhan Siswa Alami Gangguan Pencernaan, SPPG Karangsono Dihentikan Sementara 16 Jul 2026 ATR/BPN Pastikan Pendaftaran Tanah Ulayat Perkuat Perlindungan Hak Masyarakat Adat 16 Jul 2026 Reses di Kencong, Indi Naidha Prioritaskan Penguatan Kesejahteraan Sosial Warga 16 Jul 2026 Habib Syarief: Anggaran Riset Harus Diperkuat agar Kampus Indonesia Tembus 100 Besar Dunia 16 Jul 2026 Syarat Dapat Tiket Gratis Ancol saat Hari Anak Nasional 16 Jul 2026 Kemnaker Perbarui Pelatihan Pejabat Fungsional Berbasis Kompetensi 16 Jul 2026 Indonesia Masuk Negara dengan Kebebasan Akademik Terendah 16 Jul 2026 Indonesia–India Bahas Strategi Tingkatkan Kompetensi Tenaga Kerja di Era Digital 16 Jul 2026 Perjuangkan Aspirasi Rakyat Bengkulu, Erna Desak Pemerintah Benahi Pelabuhan Pulau Bai 16 Jul 2026

Prabowo Izinkan BGN Kaji Ulang Anggaran dan Penerima Program MBG

Desi Rossilawati
Kamis, 16 Juli 2026 | 11:23 WIB
Bagikan
Prabowo Izinkan BGN Kaji Ulang Anggaran dan Penerima Program MBG

Program Makan Bergizi Gratis (MBG)./visi.news/ist.

VISI.NEWS - Presiden Prabowo Subianto meminta Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan kajian menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk besaran anggaran per porsi serta sasaran penerima manfaat.

Wakil Kepala BGN, Agustina Arumsari, mengatakan Presiden meminta agar besaran anggaran satu porsi MBG yang saat ini sebesar Rp15.000 dikaji kembali, terutama untuk menyesuaikan kondisi di berbagai daerah, termasuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

"Termasuk tadi begini, ke daerah 3T ada di wilayah timur, silakan dikaji apakah sama nih dengan yang di Jawa Rp15.000? Silakan dikaji," kata Agustina dalam keterangannya dikutip, Kamis (16/7/2026).

Selain anggaran, Presiden juga meminta BGN membenahi data penerima manfaat hingga data Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran.

Agustina menegaskan Presiden menginginkan seluruh proses kajian dilakukan secara cermat dan tidak tergesa-gesa.

"Jadi Pak Presiden bener-bener tadi memberikan arahan 'oke data silakan diperbaiki, data penerima manfaat, data SPPG'. Beliau setuju semua diperbaiki data dulu supaya bener-bener bisa mengambil keputusan yang tepat. Jadi mohon waktu, mohon bersabar semua," ujarnya.

Dalam rapat tersebut juga muncul pembahasan mengenai kemungkinan penyesuaian sasaran penerima manfaat MBG. Salah satu opsi yang dikaji adalah menghentikan pemberian MBG kepada kelompok masyarakat pada desil 8, 9, dan 10 atau kelompok ekonomi atas.

Sebaliknya, program akan diprioritaskan bagi masyarakat yang berada pada kelompok desil bawah, terutama di wilayah tertinggal dan daerah dengan prevalensi stunting yang masih tinggi.

"Tapi betul dia bilang bahwa yang perlu diefisienkan, yang tidak harus menerima lagi program MBG ya silakan tidak usah menerima lagi. Tetapi mereka yang berada di desil yang di bawah, di daerah yang tertinggal, di daerah yang memang prevalensi stunting-nya tinggi dan sebagainya, silakan diberikan," ungkap Agustina.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.