Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

PPN Naik Jadi 12% Tahun Depan, Bakal Seperti Ini Nasib Kelas Menengah

Desi Rossilawati
Sabtu, 16 November 2024 | 18:30 WIB
Bagikan
PPN Naik Jadi 12% Tahun Depan, Bakal Seperti Ini Nasib Kelas Menengah

Beberapa efek yang bisa ditimbulkan dari kenaikan PPN 12%, Bhima menjelaskan, masyarakat akan mengencangkan ikat pinggang alisa lebih berhemat. Selain itu, masyarakat akan beralih ke produk yang lebih rendah harganya dengan kualitas yang juga lebih rendah.

Bahkan, masyarakat terpaksa membeli barang yang sama dengan harga yang lebih tinggi, dan fenomena makan tabungan bisa jadi lebih tinggi lagi dibandingkan 2024.

"Kalau orang kaya masih bisa mengompensasi, tapi kalau kelas bawah itu makan tabungan. Atau dikhawatirkan konsumen akan memilih untuk berhutang untuk bisa bertahan hidup, karena tidak mampu lagi untuk menandingi naiknya harga-harga barang. Ini menurut saya sudah salah satu warning," ucapnya.

Dihubungi terpisah, Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal menuturkan bahwa dampak dari kenaikan PPN jadi 12% akan memperparah kondisi yang sedang dihadapi oleh kelas menengah saat ini.

Dirinya bilang, dengan kondisi yang ada saat ini pun peningkatan upah riil justru menurun, sedangkan biaya hidup terus meningkat walaupun inflasi rendah. Faisal menambahkan, inflasi rendah dikarenakan permintaan juga rendah.

"Pada saat yang sama kalau kita melihat tabungan di perbankan, yang di bawah Rp 100 juta di rekeningnya, itu turun rata-rata saldonya. Saldo rekening di bawah Rp 100 juta itu sekitar 99% dari pemilik rekening," ujarnya.

Faisal bilang, ketika masyarakat dihadapkan dengan tambahan biaya hidup, maka sudah jelas pendapatan akan tambah tergerus. Terutama kelas menengah yang menjadi objeknya.

"Sehingga dalam kondisi seperti ini, permintaan domestik akan semakin melambat dan kelas menengah juga akan semakin turun dari sisi tingkat spending-nya. Selain tingkat spending-nya turun, otomatis juga yang punya tabungan akan semakin menggunakan tabungannya," ucap Faisal. @desi

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.