Polygon Bikepackers Escape 2025: Bukan Sekadar Event, Tapi “Sebuah Pelarian yang Difasilitasi”
Penulis Roni
TANGGAL 27 sampai 28 September 2025, Desa Wisata Tinalah, Kulon Progo, Yogyakarta, menjadi saksi kegilaan yang luar biasa. Di tengah terik matahari Kulon Progo yang menyengat, kelompok kami, kloter Bandung, datang dengan semangat tinggi untuk ikut serta dalam acara Polygon Bikepackers Escape 2025. Bukan sekadar bersepeda, tapi lebih dari itu—sebuah pelarian, sebuah pencarian keseruan yang telah lama kami dambakan.
Ketika kami sampai di titik start, rasanya seperti menginjakkan kaki di dunia lain. Suasana ramai, orang-orang yang baru saja saling bertemu langsung akrab seperti sudah lama kenal. Mulanya, kami menjaga citra, menjaga jarak. “Ah, malu-malu dulu lah,” pikir kami. Tapi, ternyata, semakin lama semakin terasa keseruan yang menular. Kami mulai salaman, saling mengenal, dan tanpa disadari, suasana menjadi pecah. Kami semua langsung akrab, tawa dan canda pun mulai menghiasi perjalanan kami.
Jangan salah, meski kami tertawa, tantangan yang dihadapi tidak main-main. Jalur yang dilalui cukup menguras tenaga, dan panasnya Kulon Progo terasa seperti ujian kesabaran. “Aing mah, urang Bandung, kewalahan,” beberapa dari kami bercanda dengan napas tersengal-sengal. Namun, rasa lelah itu justru makin mempererat kebersamaan. Semakin terik matahari, semakin terasa betapa indahnya berbagi tawa dengan orang-orang yang sama-sama melaju menuju keseruan.
Malam pertama, acara menjadi lebih hidup. Ada suguhan musik live, sambil menikmati barbeque-an bersama. Meskipun sebagian besar di antara kami baru bertemu hari itu, suasana begitu hangat dan akrab. Tawa, cerita, dan canda mengalir begitu alami, dan semuanya terasa seperti pelarian dari rutinitas yang menjemukan.
Hari kedua menjadi puncak komedi dan kekocakan. Salah satu momen yang tak akan terlupakan adalah ketika kami sedang mengatasi tantangan terakhir. Tiba-tiba, topi milik seorang fotografer ganteng terbang tertiup angin dan mendarat tepat di depan kami. Kami pun saling berpandangan, lalu tertawa terbahak-bahak.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!