Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026

PMI Sukabumi Gelar Media Safety for Journalist

Desi Rossilawati Andri Somantri
Jumat, 19 Juni 2026 | 06:51 WIB
Bagikan
PMI Sukabumi Gelar Media Safety for Journalist

Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Sukabumi menggelar Media Safety for Journalist./visi.news/Andri.

"Kami juga berharap sosialisasi ini tidak hanya untuk kita, tapi untuk semua. Karena apa? Karena yang namanya pertolongan pertama dan kecelakaan bisa terjadi di mana saja, baik kita sendiri, orang lain, ataupun ada kejadian di tempat kerja," ujarnya.

Hondo juga menyoroti pentingnya aspek keselamatan bagi mereka yang terlibat dalam penanganan bencana. Berdasarkan pengalamannya di lapangan, masih banyak pihak yang mengabaikan penggunaan alat pelindung diri seperti helm, pelampung, sepatu bot, dan sarung tangan saat bertugas.

"Kami yang sering di kebencanaan, sering lihat adalah begitu teman-teman turun, baik dari para pecinta alam, lembaga kemasyarakatan, kemudian media, dan masyarakat yang peduli terhadap kemanusiaan. Kadang-kadang kita lupa dengan safety, kita turun ke lapangan itu tidak menggunakan helm, tidak menggunakan pelampung, kemudian tidak menggunakan sepatu bot atau sarung tangan," jelasnya.

Menurut dia, keselamatan penolong harus menjadi prioritas utama. Jangan sampai niat membantu korban justru berujung pada kondisi yang membahayakan diri sendiri sehingga penolong malah menjadi pihak yang membutuhkan pertolongan.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.