PKS Yakin Anies - Muhaimin Raih 55 Persen Suara di Jawa Barat
VISI.NEWS | JAKARTA – PKS yakin Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar akan menang di Jawa Barat pada Pilpres 2024. Bersama NasDem dan PKB yang tergabung dalam Koalisi Perubahan, pihaknya optimistis pasangan yang mereka usung ini bakal meraih 55 persen suara di provinsi dengan pemilih terbesar di Indonesia tersebut, 35,7 juta DPT. Meskipun harus bersaing ketat dengan Prabowo-Subianto dan Gibran Rakabuming Raka yang didukung Koalisi Indonesia Maju.
“Sesungguhnya pertarungan di Jawa Barat ini masih cair. Tapi yang pasti lemah itu Ganjar. Jadi Jawa Barat ini sebenarnya battle ground antara Anies melawan Prabowo,” jelas Sekretaris Majelis Pertimbangan Wilayah (MPW) PKS Jawa Barat, Abdul Hadi Wijaya, kepada KBA News, Minggu (29/10/2023).
Dia menjelaskan Ganjar dan pasangannya Mahfud MD yang bukan berasal dari Jawa Barat diyakini hanya akan mengandalkan suara PDIP, partai utama penopang pasangan ini. Karena itu dia memprediksi duet Ganjar-Mahfud yang juga didukung PPP ini paling maksimal akan meraih 15 persen suara, merujuk hasil Pemilu 2019 dan Pilkada Jabar 2018 lalu.
“PPP memang kuat di kabupaten Bogor, Garut, dan Tasik. Tapi lemah (untuk mendukung Ganjar-Mahfud). Apalagi tidak ada Sandiaga Uno (Ketua Bappilu PPP) di situ (jadi calon). Orang PPP yang kuat agamanya pindah ke Anies. Di lapangan, GPK (Gerakan Pemuda Ka’bah) dan orang-orang (PPP) yang aktif di Forum Umat Islam (FUI) cenderung ke Anies,” ucapnya.
Menurutnya Pilpres 2024 di Jawa Barat adalah pertarungan antara pendukung Joko Widodo di 2019 dengan pendukung Prabowo yang tidak setuju nama yang disebut kedua ini bergabung dalam Pemerintahan setelah kalah pada pilpres. Jumlahnya sangat banyak. Apalagi, Prabowo merupakan pemenang dua kali pilpres di Jabar melawan tokoh yang sama: Jokowi. Perbandingannya sama-sama berkisar 60:40 persen.
“Jadi kemampuan dari kedua pihak untuk menarik massa itu diadu. Peta Jawa Barat kira-kira seperti itu,” ucap anggota DPRD Provinsi Jawa Barat ini.
Di samping pendukung Jokowi dan pemilih setia Prabowo, dia tidak menampik, duet Prabowo-Gibran juga akan diuntungkan oleh kelompok pemilih pemula. Mayoritas Generasi Z ini diyakini akan mendukung pasangan ini karena merasa cocok dengan gaya santai Gibran, sesuai dengan ciri khas anak muda. Mereka nonideologis dan tidak terlalu peduli dengan hasil pilpres sebelumnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!