Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Petani Kelapa Sawit Kecil Butuh Dukungan, Bukan Hambatan

ED
Kamis, 8 Agustus 2024 | 07:34 WIB
Bagikan
Petani Kelapa Sawit Kecil Butuh Dukungan, Bukan Hambatan

Menuju kemakmuran petani kecil

Kebijakan pemerintah saat ini menghambat kemakmuran petani kecil kelapa sawit di Indonesia yang menghadapi undang-undang pertanahan yang merugikan, dominasi perusahaan, dan kurangnya dukungan pemerintah yang efektif.

Dua mitos menghalangi reformasi yang berarti: mitos bahwa perusahaan efisien dan mitos bahwa petani kecil tidak memiliki ambisi dan keterampilan untuk memenuhi permintaan global akan tanaman penting ini. Bukti menunjukkan sebaliknya.

Perkebunan karet era kolonial Indonesia dengan cepat dikalahkan oleh petani kecil. Kakao dan kopi selalu menjadi tanaman petani kecil, dan kelapa sawit juga bisa menjadi tanaman yang sama jika kebijakan diubah.

Di Thailandprodusen kelapa sawit terbesar ketiga di dunia — 70 persen tanaman ditanam oleh petani kecil dengan ukuran lahan rata-rata 4 hektar, didukung oleh program pemerintah yang menawarkan dukungan teknis dan finansial yang sesuai.

Petani kecil Indonesia mengatakan 6 hektar kelapa sawit adalah angka yang bagus: pendapatan dari 2 hektar cukup untuk menutupi biaya pertanian, 2 hektar menutupi biaya hidup keluarga, dan 2 hektar menyediakan dana investasi untuk pendidikan dan menyiapkan generasi berikutnya. Tambahkan 2 hektar lagi dan mereka dapat menyekolahkan anak-anak mereka ke perguruan tinggi.

Dengan kebijakan yang tepat, jutaan petani kecil Indonesia dapat mencapai kemakmuran dengan kelapa sawit. Itu sangat mungkin dicapai.

  • Tania Murray Li adalah profesor antropologi di Universitas Toronto, Kanada. Penelitiannya menyangkut tanah, tenaga kerja, kapitalisme, pembangunan, politik, dan adat istiadat dengan fokus khusus pada Indonesia. Ia adalah anggota terpilih dari Royal Society of Canada.
  • Pujo Semedi adalah profesor di Departemen Antropologi di Universitas Gadjah Mada, Indonesia. Penelitiannya difokuskan pada isu-isu ekonomi dan ekologi pedesaan-pertanian, dan ia melakukan kerja lapangan di antara para nelayan dan petani di Jawa, Kalimantan, dan Jerman Selatan.
  • Keduanya adalah rekan penulis Plantation Life: Corporate Occupation in Indonesia’s Oil Palm Zone, Duke University Press, 2021. Pendanaan penelitian disediakan oleh Dewan Penelitian Ilmu Sosial dan Humaniora Kanada, Universitas Toronto, dan Universitas Gadjah Mada. Awalnya diterbitkan di bawah Creative Commons oleh 360info™.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.