Perumda Air Minum Tirta Raharja akan Bangun SPAM di Wilayah Timur dengan Sistem B to B
Kang DS mengungkapkan, peningkatan jumlah penduduk yang pesat tidak diimbangi oleh jumlah kenaikan sambungan pelanggan juga menjadi faktor rendahnya cakupan pelayanan.
"Upaya yang dilakukan untuk menaikkan nilai cakupan pelayanan adalah dengan memaksimalkan potensi pemasaran, memanfaatkan peluang investasi baik dari APBN, APBD maupun Badan Usaha," katanya.
Oleh karena itu, Kang DS menyebutkan, pengembangan SPAM Wilayah Timur akan dilaksanakan oleh investor melalui skema kerjasama business to business antara Perumda Air Minum Tirta Raharja dengan badan usaha sebagai untuk memperluas cakupan pelayanan sesuai dengan target yang dicanangkan dalam SDG’s. Melalui skema business-to-business, diharapkan dapat mencapai beberapa tujuan penting terutama peningkatan kapasitas Infrastruktur.
Ia mengatakan, perusahaan- perusahaan swasta dapat berkontribusi dalam membangun atau memperluas jaringan pipa, membangun instalasi pengolahan air, dan memperbarui peralatan yang diperlukan.
Kang DS mengutarakan keandalan sistem penyediaan air dalam kerja sama ini akan mengupayakan pengembangan sistem yang lebih andal dan efisien dalam penyediaan air minum.
"Kolaborasi dengan perusahaan swasta yang memiliki pengalaman dan pengetahuan di bidang ini akan membantu kita meningkatkan keandalan pasokan air dan mengurangi masalah seperti kebocoran pipa," ujarnya.
Kang DS mengatakan melalui skema ini juga akan membantu memastikan keberlanjutan finansial dalam pengembangan sistem penyediaan air minum.
"Dengan perusahaan swasta, kami dapat mencari sumber pendanaan yang berkelanjutan dan mengelola sistem secara efisien untuk jangka panjang," katanya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!